KEDIRI, JP Radar Kediri- Minggu (25/8) kemarin, objek wisata Tirto Tani Djojo ramai dipadati pengunjung. Wisata andalan di Desa Tirulor itu menjadi lokasi festival layang-layang.
Pemuda Desa Tirulor memang sangat gemar bermain layang-layang. Tak terkecuali gapangan.
Alhasil, mereka berusaha mengemasnya menjadi sebuah festival menarik. Mereka ingin mengenalkan desanya sebagai pecinta permainan tersebut.
“Jadi agar banyak masyarakat tahu bahwa di desa ini banyak pemudanya yang menyukai gapangan,” jelas Manajer Unit Wisata Tirto Tani Djojo Mohammad Abdul Rozaq.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif. Selain mengenalkan gapangan, juga promosi objek wisata.
alam kegiatan itu juga terdapat pameran gapangan. Beragam gapangan yang dipajang itu merupakan karya pemuda desa.
Tidak hanya terdapat berbagai ukuran. Bahan dan desainnya juga bermacam. Bahkan ada yang menggambarkan unsur tokoh wayang pada gapangannya.
“Kepinginya gapangan ini nanti tidak hanya diterbangkan saja. Namun juga dipamerkan,” kata Rozaq. Dia juga berharap festival ini dapat dijadikan agenda rutin desa.
Rencana perlombaan gapangan menjadi agenda tahunan ini mendapatkan respon bagus dari Sekdes Tirulor Agung. Sebab di sana memiliki tempat strategis untuk bermain gapangan.
Salah satunya karena masih banyak tanah luas yang tidak banyak tiang kabel listrik. “Di sini gapangan bisa diterbangkan di lapangan atau sawah,” kata Agung.
Rayakan Kemerdekaan RI dengan Hiburan Wayang Kulit
Perayaan kemerdekaan bisa bermacam-macam. Mulai dari perlombaan hingga pentas seni. Pemdes Tirulor memilih menggelar pertunjukan wayang kulit.
“Di sini peminat kesenian wayang kulit cukup tinggi,” ujar Sekdes Tirulor Agung. Penonton yang hadir tidak hanya warga sekitar.
Tak sedikit warga desa lain yang ikut menyaksikannya. “Kalau sudah fans dengan dalangnya pasti main di mana saja bakal didatangi,” imbuhnya.
Pagelaran wayang kulit tersebut dibawakan oleh dalang Ki Minto Darsono yang berasal dari Tulungagung. Pagelaran wayang tersebut diselengarakan di Kantor Balai Desa Tirulor.
Jumlah yang menonton pertunjukan bisa menyacapai ratusan. Tak sekadar hiburan. Pagelaran ini juga mampu memutar roda perekonomian.
Pasalnya, banyak pelaku UMKM yang ikut berjualan di sana. Alhasil, mereka bisa meraup pundi-pundi rupiah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah