KEDIRI, JP Radar Kediri — Dukungan untuk Kompetisi Akademik 2024 terus mengalir. Termasuk dari DPRD Kota Kediri. Anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Ayub Wahyu Hidayatullah mengatakan, kegiatan tersebut bisa jadi ajang untuk mengukur prestasi siswa.
“Untuk kegiatan yang bisa memajukan kualitas pendidikan di Kota Kediri tentunya kami di komisi C sangat mendukung,” kata Ayub. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut Kompetisi Akademik bisa menjadi sarana mengukur prestasi anak di bidang akademik. Baik dari jenjang SD hingga SMA.
“Saya kira ini bisa menjadi standar atau tolok ukur kemajuan pendidikan di Kota Kediri. Kalau tidak ada event seperti ini, kami juga tidak bisa melihat sejauh mana kemajuan pendidikan atau mutu pendidikan di Kota Kediri,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Kompetisi Akademik 2024 Jawa Pos Radar Kediri bekerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar (Lembimjar) Neutron Yogyakarta. Kompetisi ini terbuka untuk seluruh peserta didik dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA di Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk.
Peserta didik yang ingin ikut berpartisipasi masih bisa mendaftarkan diri hingga 25 Mei mendatang. Pendaftaran bisa dilakukan secara perseorangan maupun secara kolektif lewat sekolah masing-masing.
“Pendaftaran kami buka untuk gelombang II karena masih banyak pelajar yang tertarik mengikuti, namun belum sempat mendaftarkan diri,” kata Ketua Panitia Kompetisi Akademik 2024 Jawa Pos Radar Kediri Endro Purwito.
Adapun mata pelajaran yang diujikan terdiri dari matematika, bahasa Indonesia, dan IPA untuk jenjang SD/MI. Kemudian, jenjang SMP/MTs dengan mata pelajaran matematika, IPA, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Lalu untuk jenjang SMA/SMK/MA akan mengerjakan mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
“Informasi terkait pendaftaran dapat diakses melalui pemberitaan koran Jawa Pos Radar Kediri atau lewat media sosial Jawa Pos Radar Kediri,” tandas Endro.
Untuk memudahkan, peserta dapat berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk pendaftaran. Sebab, nantinya pengerjaan soal ujian di babak penyisihan akan dilakukan secara hybrid. Soal ujian yang termuat dalam koran Jawa Pos Radar Kediri akan didistribusikan ke sekolah-sekolah peserta.
Kemudian, peserta menjawab melalui lembar jawaban komputer (LJK) yang terintall di gawai masing-masing. “Harapannya, sekolah atau madrasah dapat mengakomodasi potensi anak didiknya dengan ikut serta dalam program edukatif ini,” tandas Endro.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah