Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Reka Ulang Tewasnya Perempuan yang Diracun di Kamar Kosnya di Kota Kediri Masih Menunggu Libur Hari Raya

Emilia Susanti • Kamis, 4 April 2024 | 17:27 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri– Kasus pembunuhan gadis di sebuah kamar kos di Kecamatan Pesantren sudah masuk kejaksaan. Itu dilakukan setelah polisi mengantongi bukti terkait dengan hasil kadar racun potas yang berada di tubuh Yol, 15, korban pembunuhan.

“Sudah tahap satu (tersangka dewasa, red). Selanjutnya rekonstrusi melihat sikon (situasi dan kondisi),” ujar Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama.

Perwira dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan bahwa pihaknya sudah siap melakukan rekonstruksi. Baik di tempat kejadian perkara (TKP) ataupun di Polres Kediri Kota. Meski begitu, pihaknya perlu berkoordinasi dengan jaksa terkait rekonstruksi tersebut. “Bisa jadi setelah lebaran,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri Muhamad Safir membenarkan pihaknya telah menerima berkas tahap satu perkara tersebut. Namun, untuk jadwal rekonstruksi masih belum dipastikan. “Kami akan koordinasikan dulu waktunya,” terangnya singkat.

Lebih jauh, dia menerangkan pihaknya tetap mengusahakan untuk melakukan rekonstruksi di TKP. Namun demikian, semua akan kembali dikoordinasikan dengan memperhatikan sikonnya. “Kemungkinan setelah Lebaran,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, M. Fikri Asngari, 19, telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. Dia mengaku telah menghabisi nyawa Yol, 15, mantan pacarnya dengan cara diracun. Motifnya sendiri lantaran cemburu dengan kekasih baru Yol. Akibatnya, Fikri pun terancam hukuman mati.

Seperti diberitakan, Fikri telah diamankan pada Kamis (22/2) malam. Pemuda asal Desa Pagu Kecamatan Wates itu mengaku telah mencampurkan potas ke dalam miras jenis Vodka. Miras itu kemudian diminum oleh Yol, mantan pacar Fikri.

Ketika itu, Yol mengeluh sakit di perutnya. Dia pun pergi ke kamar mandi dan akhirnya tergeletak di sana. MF kemudian menghampiri Yol kemudian menyeretnya di atas kasus. Setelah itu, MF menyetubuhi Yol yang saat itu sudah dalam keadaan lemas.

Usai melakukan persetubuhan itu, MF kemudian kembali mengenakan celana dalam dan kutang Yol. Meskipun dengan tidak sempurna. Hal ini tidak lain untuk mengelabui bahwa Yol meninggal karena bunuh diri atau over dosis. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #pembunuhan #jawapos #reka ulang #pesantren kediri