Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jaga Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama, Ganjar Pranowo Ajak Semua Kelompok Membangun Daerah

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 25 September 2023 | 14:00 WIB
JAGA HUBUNGAN BAIK: Ganjar Pranowo bersama Bhante Pannavaro Mahathera saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus 2023.
JAGA HUBUNGAN BAIK: Ganjar Pranowo bersama Bhante Pannavaro Mahathera saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus 2023.

MAGELANG, JP Radar Kediri - Toleransi dan kerukunan antar-umat beragama di Kediri Raya yang terjalin dengan baik, agaknya juga jadi fokus penanganan Ganjar Pranowo selama menjabat Gubernur Jawa Tengah. Di masa kepemimpinannya, kerukunan umat beragama merupakan salah satu pilar yang terus dipelihara di tengah keberagaman.

Dampaknya, semua golongan maupun agama bisa hidup bersama, dengan saling pengertian, tanpa mengurangi hak dasar masing-masing untuk melaksanakan kewajiban agamanya.

Kerja keras Ganjar Pranowo membuat Jawa Tengah menjadi salah satu barometer nilai-nilai kerukunan umat beragama di Indonesia. Tak heran, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Timur pernah melakukan studi tiru kehidupan kerukunan dan moderasi beragama di Jawa Tengah dengan menemui Ganjar Pranowo pada 21 Juni 2023 lalu.

Pada saat itu, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengatakan, kehadirannya di Jawa Tengah untuk belajar secara langsung kepada Ganjar, dalam mengelola perbedaan dan berbagai persoalan.“Salah satunya untuk belajar, karena kami menilai Pak Ganjar mengelola perbedaan dengan luar biasa,” katanya.

Dia membandingkan Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk 37 juta orang, sedangkan Kalimantan Timur hanya 3,7 juta orang.“Sepuluh kali lipat lebih banyak dibanding dengan Kalimantan Timur, sehingga Jawa Tengah diperlukan orang yang tangguh,” imbuhnya.

Toleransi juga ditunjukkan Ganjar saat melakukan kunjungan kerja ke Vihara Mendut di Magelang pada 15 Agustus 2023. Pria berambut putih itu disambut langsung oleh Bhante Pannavaro Mahathera. Dengan senyum ramah, Bhante menyambut kedatangan Ganjar. “Ini Pak, karyawan di Vihara Mendut, semuanya muslim. Sudah saya anggap seperti keluarga. Mereka pingin foto sama Pak Ganjar,” ucap Bhante.

Ganjar kemudian masuk ke area vihara sambil menyalami warga sekitar. Sepanjang perjalanan, Bhante bercerita banyak hal, utamanya terkait toleransi beragama di Magelang. Bhante lantas mengajak Ganjar masuk ke kediamannya. Keduanya ngobrol berdua tentang sejarah Borobudur, perkembangannya serta banyak hal lain.

Sementara itu Ganjar mengatakan, hubungannya dengan Bhante Pannavaro sudah berjalan baik sejak lama.”Beliau banyak mengajarkan kita tentang toleransi. Bagaimana cara kita menjaga negara bersama-sama. Saya senang dapat buku beliau, isinya tentang ceramah dan persepsi beliau, tentang bagaimana kita memahami perbedaan,” paparnya.

Menurut Ganjar, kerukunan adalah istilah yang dipenuhi oleh muatan makna baik dan damai.“Kerukunan antarumat beragama tidak mungkin akan lahir dari sikap fanatisme buta dan sikap tidak peduli atas hak keberagaman serta perasaan orang lain,” tegasnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah