Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Setiap Keluarga Bisa Usaha

adi nugroho • Sabtu, 5 Mei 2018 - 02:53 WIB
setiap-keluarga-bisa-usaha
setiap-keluarga-bisa-usaha

KEDIRI KOTA – Ketiga pasangan calon (paslon) wali kota dan wakilnya terus menyosialisasikan program unggulan mereka. Adu program pun terjadi pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).


Beberapa program yang menyatakan untuk meningkatkan usaha ini dimiliki oleh Paslon nomor urut 1 Aizzudin-Sudjono (bukan no 2 seperti berita sebelumnya).


Dalam setiap kampanye hingga debat paslon ini memiliki program unggulan yang mereka sebut dengan Saku Mandiri. Dalam program unggulannya ini Gus Aiz menyatakan bahwa dalam saku mandiri ini dikhususkan untuk satu keluarga memiliki satu usaha mandiri. “Dalam program ini kami alokasikan untuk Rp 7 juta bagis setiap kepala keluarga (KK) untuk usaha mikro kecil warga,” terang Gus Aiz.


Dalam kesempatan lain, Sudjono juga menerangkan bahwa ekonomi kreatif ini juga penting dalam pembangunan kota. Terlebih anak-anak muda di Kota Kediri. Dia menyatakan siap untuk meningkatkan terrutama keterampilan mereka dalam berbagai hal. Saat itu dia mencontohkan bisa setiap anak muda ini dikumpulkan untuk diajarkan menyablon hingga konfeksi. “Menyablon ini salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan warga,” ujarnya.


Begitu pula paslon nomor urut 2 Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah juga tidak mau kalah dalam menyatakan program peningkatan dunia usaha juga unggul. Terlebih Abu menerangkan dalam lima tahun pemerintahannya tersebut peningkatan SDM sudah menunjukkan indeks yang meningkat. Dengan UMKM tingkat taraf hidup juga ikut meningkat. “Kita juga sudah ikuti dunia masa kini yaitu usaha di online,” terang calon petahana.


Selain itu dalam sepuluh program unggulannya. Terdapat dua program yang khusus untuk peningkatan UMKM tersebut. Di antaranya pihaknya akan mengembangkan badan usaha milik RW atau yang Abu sebut dengan Koperasi RW.


Jika dia menjadi wali kota kali kedua maka dia bertekad akan menciptakan 15 ribu wirausaha baru. “Ini nanti teknisnya akan ada 10 wirausaha baru setiap RT,” tegasnya.


Paslon nomor urut 3 Samsul Ashar-Teguh Junaidi pun juga memiliki program-program unggulan untuk peningkatan dunia usaha di Kota Kediri ini. Di antaranya dia juga akan memberikan modal usaha keluarga. Terlebih mereka juga mempriotitaskan juga usaha bagi anak-anak muda jika mereka berdua terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota di pemilu tahun ini. “Pemberdayaan pemuda, kaum perempuan, kelompok tani, UKM, dan UMKM ini jua menjadi prioritas kami,” ujar Samsul.


Adapun Samsul juga menyatakan bahwa usaha keluarga ini cukuplah penting untuk menopang ekonomi setiap keluarga agar kuat. Sehingga pihaknya juga sudah menyiapkan beberapa pelatihan dan bantuan modal untuk industri rumah tangga juga.


Pihaknya juga menganggap bahwa pedagang kaki lima (PKL) juga sebagai penopang ekonomi yang penting dalam pembangunannya. “Akan lebih kita atur agar PKL ini juga berkembang lebih baik,” tegasnya.

Editor : adi nugroho
#usaha #sosialisasi #kediri #umkm #sosial #koperasi #pilwali #kota kediri