KEDIRI KOTA – Umat katolik merayakan rangkaian Pra-Paskah dengan mengikuti ibadah Kamis Putih tadi malam. Ibadah untuk mengenang malam perjamuan terakhir Yesus dengan muridnya sebelum disalibkan. Salah satunya berlangsung di Gereja St Yosef, Kota Kediri.
Katekis Gereja St Yosef Mateus Vinsensius Saekun menerangkan, misa tadi malam merupakan rangkaian jelang Paskah. Juga ada peragaan perjamuan terakhir Yesus dengan para muridnya. Sebelum esok harinya, Yesus mengalami penderitaan dengan disalib.
“Kami peragakan malam perjamuan tersebut hingga pembasuhan kaki para murid sebagai simbol pelayanan,” ungkapnya.
Pelayanan tersebut agar umat meneladani pengorbanan Yesus. Bahwa dia datang tidak untuk dilayani. Tapi justru untuk melayani.
Saekun menerangkan, malam perjamuan itu masuk dalam 40 hari pra-Paskah. Dalam 40 hari jelang paskah itu umat Katolik melakukan puasa mulai 14 Februari lalu. Selama 40 hari Pra-Paskah tersebut terdapat pekan suci pada minggu kelima atau minggu terakhir Pra-Paskah. Di pekan suci terdapat tri hari suci yang dimulai kemarin hingga Sabtu malam.
“Setelah malam ini (tadi malam, Red) kami melakukan ibadah malam perjamuan. Besok (hari ini, Red) kami juga melakukan ibadah mengenang sengsara hingga wafatnya Yesus saat disalib,” terangnya.
Adapun di tri hari suci yang terakhir, tepatnya pada Sabtu malam, umat Katolik Gereja St Yosef ini juga akan melakukan upacara perayaan kebangkitan Tuhan Yesus. Atau biasa dikenal dengan Paskah pada Minggu (1/4). Dengan tema upacara mengenang Isa Al-masih ini beberapa harapan pun dipanjatkan dalam doa-doa umat untuk setahun ke depan.
“Tema Gereja Katolik tahun ini atau cita-cita yang kita harap adalah Gereja Katolik sebagai persekutuan murid-murid Kristus yang selalu diperbarui dan dewasa dalam iman,” ungkap Saekun.
Tema tersebut oleh umat akan diaplikasikan dalam laku. Agar lebih dewasa dalam keseharian. Saekun mencontohkan makna dewasa dalam hal ini seperti mulai berani memimpin doa. Seperti ayah memimpin doa dalam keluarga hingga kedewasaan pada yang lainnya.
Tidak hanya itu untuk umat dia juga berharap agar dalam memupuk kedewasaan juga bisa menjalin kerjasama hingga bisa membaur dengan umat beragama yang lain. “Ini kita harapkan agar umat juga mampu membina kerukunan dalam umat beragama,” tegasnya.
Editor : adi nugroho