NGANJUK – Tryout UNBK Kejujuran tingkat SMK Jawa Pos Radar Kediri dimulai pagi ini. Untuk sesi pertama, siswa mengerjakan mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia sekitar pukul 07.00.
Manajer Pemasaran Jawa Pos Radar Kediri Heri Muda Setiawan mengatakan, mapel hari pertama tryout adalah Bahasa Indonesia. Ada 50 soal pilihan ganda yang diujikan. Sementara waktu pengerjaannya sekitar 120 menit. “Materi dan bobotnya kami buat mirip dengan UNBK,” kata Heri.
Heri memastikan, soal setiap siswa tidak sama meskipun mereka duduk bersebelahan. Pasalnya, sejak awal soal akan diacak oleh sistem. Sehingga, urutan soal setiap anak berbeda.
Sesuai jadwal, lanjut Heri, tryout hari pertama dimulai sekitar pukul 07.00. Sama seperti di SMA, tryout UNBK dibagi menjadi beberapa sesi. Karenanya, untuk sesi kedua dan ketiga dimulai lebih siang. “Rata-rata satu ruangan dipakai sekitar 20-30 anak,” kata Heri.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Pemprov Wilayah Kabupaten Nganjuk Adi Prayitno mengatakan, tryout digelar untuk melatih kejujuran siswa. Makanya, sekolah juga berusaha memenuhi target tersebut. “Tidak perlu kerjasama. Harus dikerjakan sendiri,” pintanya.
Dengan mengerjakan sendiri, lanjut Adi, siswa justru terbantu dan bisa mengevaluasi kemampuan mereka mengerjakan soal UNBK. Sehingga, pada awal April nanti, mereka benar-benar siap menghadapi unas yang sesungguhnya. “Jadikan bahan evaluasi,” lanjutnya.
Lebih jauh Adi meminta siswa menyiapkan diri dengan maksimal. Selain berlatih soal, mereka juga perlu membiasakan dengan ujian dengan sistem online. “Karena pengerjaan soal online dengan manual sangat berbeda,” kata guru Bahasa Indonesia ini.
Untuk diketahui, tryout UNBK SMK dijadwalkan selama tiga hari. Yakni Jumat (2/3), Sabtu (3/3) dan Kamis (8/3). Tercatat ada sekitar 6.000 siswa SMK negeri dan swasta akan mengikutinya. Mereka berasal 7 SMK negeri dan 44 SMK swasta.
Editor : adi nugroho