GURAH – Sungguh nahas nasib Darni, 50, warga Dusun Ringinrejo, Desa Tirulor, Kecamatan Gurah. Perempuan ini ditemukan meninggal, kemarin. Diduga ia terseret arus sungai dekat tempat tinggalnya. Sebelumnya, Darni ditengarai terpeleset ketika mencuci baju di pinggir kali tersebut.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kediri menyebut, peristiwanya terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian bermula saat Darni pergi ke sungai. Dia berniat mencuci baju sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi kali tak jauh dari rumahnya.
Ketika pergi ke sungai, Yuni Lestari, 14, keponakan Darni, sempat mengetahuinya. Kendati begitu, remaja ini tidak merasa curiga. Apalagi, Darni memang diketahui sudah kerap ke sungai Dusun Ringinrejo itu.
“Sehari-hari Yuni tahu kebiasaan Darni mencuci,” ujar Kanitreskrim Polsek Gurah Ipda M. Fathur.
Namun sekitar pukul 10.00 WIB, Yuni sudah tidak mengetahui Darni berada di sungai. Karena itu, gadis ini pun berusaha mencari bibinya. Yuni berjalan menyusuri sungai.
Hingga akhirnya ia berjalan sampai jarak sekitar 100 meter. Di sanalah, Yuni mengetahui jenazah Darni yang sudah mengapung. Posisinya dalam keadaan tengkurap di pinggir kali. Panik, remaja ini langsung meminta tolong Kepala Dusun Ringinrejo Puguh Budiono, 50. Sontak kabar ini menggegerkan warga setempat.
Kasun kemudian melaporkannya ke polisi. Beberapa saat berselang, petugas datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban divisum petugas medis puskesmas yang tiba bersama polisi.
Fathur menyatakan, jenazah Darni yang telah ditemukan tidak terdapat luka-luka penganiayaan. Termasuk, tidak ada luka akibat benturan benda mencurigakan. Hingga kemarin, kepolisian menduga Darni terpeleset dan tenggelam di sungai. Pasalnya, arus kalinya sangat deras.
“Kedalaman sungai mencapai 60 sentimeter tapi arusnya sangat deras,” ujarnya.
Jenazah Darni telah diperiksa oleh UPTD Dinas Kesehatan Puskesmas Gurah maupun dari tim Identifikasi Polres Kediri. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Jenazah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan. “Sudah kami pasrahkan ke keluarga korban,” pungkas Fathur.
Editor : adi nugroho