Bagi yang bertamu ke Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih pasti akan mendapat sajian lengkap di meja. Mulai camilan aneka keripik buah dan jamur hingga cokelat. "Ini produk UKM (usaha kecil menengah) sini saja," tutur perempuan yang juga dokter hewan ini.
Tutik mengaku kalau sajian itu juga menjadi salah satu pengenalan produk. Seringkali, Tutik menerima tamu dari luar kota. Itulah kesempatan bagi dirinya untu promosi produk. "Biasanya kalau ada yang berminat. Ada yang mencari buat oleh-oleh," terangnya. Kalau sudah begitu, biasanya ibu dua anak ini akan memberikan kontak langsung si pemilik UKM tersebut.
Tutik yakin dengan hubungan langsung itu, maka penjualan produk UKM jadi lebih lancar. Pemasaran pun lebih mudah. "Kalau dulu saya mengenalkan produk lewat door to door," ucapnya. Memang, perempuan 45 tahun in sangat getol mengenalkan produk UKM sejak masih aktif menjadi pengurus PKK Kabupaten Kediri.
Karena kini tidak bisa aktif seperti dulu, maka dengan memberikan suguhan ke tamu jadi cara paling efektif. Tak ada budget khusus untuk membeli produk-produk ini. "Semua pakai uang sendiri, bukan jatah kantor, lo..," ucap perempuan berkaca mata ini seraya tertawa. Biasanya, dalam seminggu dia hanya menghabiskan uang Rp 100 ribu. Kalau suguhan di meja tidak habis, biasanya dia meminta pegawai di kantornya ikut menikmati. "Biar cepat ganti (pilihan makanannya, Red)," pungkasnya.
Editor : adi nugroho