MOJO – Akibat terseret derasnya Sungai Brenggolo di Dusun Gedangan, Desa/Kecamatan Mojo. Empat Santri Lirboyo tenggelam kemarin sore sekitar pukul 15.30.
Dua santri asal Gresik yaitu Luk’ayi, 23 dan Junaidi, 42 berhasil selamat. Sayang, satu santri asal Gresik Kusuyi, 23 ditemukan tewas, dan satu santri asal Desa/Kecamatan Semen Ari Sulistiyo hingga kemarin malam masih dalam pencarian tim SAR Gabungan.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menerangkan insiden nahas ini bermula ketika Ari, Kusoyi, Luk’ayi, dan Junaidi berangkat dari Ponpes Lirboyo untuk dating ke rumah Lukman, 42, warga Dusun Gedangan.
Mereka datang karena mendapat info dari temannya bahwa Lukman mempunyai bermacam-macam ikan. “Setelah didatangi ke rumah Lukman ternyata dia tidak ada di rumahnya. Namun memancing di Sungai Brenggolo,” terang Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi.
Karena sungai tersebut berada di belakang rumah Lukman, keempat santri ini pun berniat untuk menyusul Lukman. Namun saat melewati dam sungai, keempatnya tertarik untuk mandi di sungai begitu melihat arus sungai saat itu sedang kecil.
Namun saat lagi asyik mandi di sungai. Tiba-tiba datang arus sungai yang besar tersebut dari arah pegunungan. “Keempatnya sempat terseret derasnya arus sungai tersebut,” ungkap polisi berpangkat balok tiga di pundaknya.
Dengan bersusah payah, akhirnya Luk’ayi dan Junaidi berhasil menepi dan menyelamatkan diri. Namun Ari dan Kusuyi terus terseret dan tenggelam hingga tubuh mereka tidak terlihat di permukaan.
Mengetahui temannya tenggelam. Kedua santri yang selamat tersebut langsung meminta tolong pada warga sekitar. “Warga pun juga berani karena arusnya saat itu deras sekali. Sehingga mereka menghubungi pihak Polsek Mojo,” terang mantan Kapolsek Papar ini.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian pun menghubungi tim SAR dari Brimob Kediri. Dibantu warga sekitar, pencarian dua korban pun dilakukan saat itu juga. Hingga akhirnya sekitar pukul 17.30 Kusuyi ditemukan petugas dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Sedangkan Ari hingga kemarin malam tim SAR masih terus melakukan pencarian di derasnya arus Sungai Brenggolo tersebut. “Satu korban masih dalam pencarian kami,” ungkapnya.
Kamsudi menambahkan bahwa setelah dilakukan penemuan jasad Kusuyi, jasad langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum lebih lanjut. Sedangkan untuk tim SAR masih terus melakukan pencarian jasad Ari dengan penelusuran Sungai Brenggolo. “Semoga satu korban yang masih hanyut segera ditemukan,” tegas Kamsudi.
Editor : adi nugroho