Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wujudkan Kampung Jambu Merah

adi nugroho • Kamis, 18 Januari 2018 | 02:21 WIB
wujudkan-kampung-jambu-merah
wujudkan-kampung-jambu-merah



Desa/Kecamatan Grogol nantinya diperkirakan akan menjadi wilayah yang ramai. Pasalnya, nantinya desa tersebut lokasi paling dekat dengan kawasan bandara yang akan segera dibangun. Makanya Sutiah berupaya untuk mulai mencari ciri khas desa.



 



“Kita buat nanti kampung jambu merah di sini,” terang perempuan 41 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Kediri. Menurutnya, upaya tersebut sudah mulai dilaksanakan di tahun 2017 kemarin. Untuk mewujudkannya, pemerintah desa (pemdes) memulainya dengan pengadaan bibit jambu merah sebanyak 350 bibit. Pengadaannya tersebut bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri.



“Masing-masing harganya sekitar Rp 25 ribu jadi total anggarannya sekitar Rp 8,75 juta,” tambahnya ketika ditemui di kantor desa. Nantinya bibit-bibit tersebut akan diberikan ke seluruh warga. Terutama kepada mereka yang memiliki lahan.



Menurut Sutiah, nantinya jambu merah tersebut akan difokuskan di Dusun Bedrekselatan. “Kita fokus di dusun tersebut tetapi jika ada warga dusun lain ingin ikut menanam tidak ada masalah,” tandasnya.



Mengapa pilihannya jatuh ke jambu merah? Menurut Sutiah, ada banyak kegunaan yang terkandung di buah tersebut. Bahkan tidak hanya buahnya, daunnya pun bisa dimanfaatkan untuk obat dan bisa pula dibuat menjadi seperti teh. “Jadi nanti ada banyak pilihan bentuk olahan,” urai perempuan berkerudung tersebut.



Pemilihan dusun untuk pengembangan sendiri juga ada pertimbangan. Pasalnya, Dusun Bedrek Selatan berada paling dekat dengan lahan yang diproyeksikan menjadi bandara. Sehingga nantinya ketika ada banyak orang yang datang, bisa langsung disambut dengan kampung jambu merah.



“Jadi ada daya tariknya untuk Desa Grogol ini,” tambah perempuan yang sudah menjabat selama empat tahun tersebut.



Pemdes juga telah menyiapkan calon gedung yang nantinya akan digunakan untuk sentra UMKM. Di sana nantinya akan ditampung hasil olahan jambu merah yang dibuat warga. Sehingga nantinya diharapkan perekonomian warga pun menjadi meningkat. “Harapannya selain ada ikon desa, kesejahteraan warga juga ada perubahan dengan adanya program ini,” tegasnya kepada wartawan koran ini.



Saat ini, bibit jambu sudah siap tanam. Hanya saja masih belum diberikan ke warga. Makanya dalam waktu dekat akan ada kegiatan penanaman massal yang dikoordinir pihak desa. “Akan segera kita berikan untuk ditanam,” pungkasnya.



Editor : adi nugroho
#grogol