NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan ecoprint, kemarin (21/11). Pelatihan membatik dengan bahan alami itu melibatkan puluhan warga Kota Angin. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran terbuka.
Pelatihan Ecoprint itu dibuka oleh Plt Kepala Disnaker Samsul Huda. Dalam sambutannya, dia berharap kegiatan tersebut bisa menciptakan wirausaha usaha baru. “Masyarakat yang ikut pelatihan ecoprint ini diharapkan bisa menjadi pekerja mandiri baru,” ucap Samsul.
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari tersebut dilaksanakan di aula Disnaker Jalan Dermojoyo, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk. Dalam arahannya, Samsul menyampaikan, bekerja tidak hanya di sektor formal menjadi karyawan atau pekerja kantoran. Menjadi pengusaha ecoprint atau pekerja mandiri adalah pilihan yang cukup menjanjikan.
Apalagi saat ini peminat menggunakan batik sangat tinggi. Kain batik bisa dikenakan oleh siapapun dan di momen apapun. “Ini jadi upaya Pemkab Nganjuk mencetak pekerja mandiri baru menggeluti ecoprint,” papar Samsul.
Untuk diketahui, pelatihan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023. Selama pelatihan, peserta mendapat berbagai fasilitas. Antara lain tas ransel, modul, seragam, bahan praktek, hingga uang transport.
Samsul Huda serta para pejabat yang hadir langsung menyerahkan fasilitas tersebut ke para peserta. Pelatihan itu dihadiri pula oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Ninuk Siwi Hartati; Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muji Subagyo; serta dari Griya Batik Sri Rahayu sebagai instruktur kegiatan.
Usai pembukaan, peserta langsung mengikuti berbagai rangkaian pelatihan.Peserta mendapat berbagai materi. Baik teori maupun praktek. Bahkan, usai pelatihan, peserta wajib bisa menciptakan kain batik ecoprint. Kain tersebut lantas akan dipamerkan saat penutupan kegiatan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah