Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

- Telkom -

adi nugroho • Rabu, 26 Januari 2022 | 14:28 WIB
telkom
telkom


Di tahun 2021, Telkom Indonesia berhasil menjadi brand paling bernilai di Indonesia versi Brand Finance, sebuah lembaga riset independen internasional. Capaian ini sekaligus mempertahankan posisi Telkom pada 2020, yang juga bertengger di nomor satu sebagai merek paling bernilai di Indonesia.  



Predikat “paling bernilai” di sini dihitung berdasarkan nominal “brand value”. Selain Telkom, sembilan “brand” lainnya di tahun 2021 yang dianggap paling bernilai, berturut-turut adalah: BRI, BCA, Mandiri, Sampoerna, Pertamina, Gudang Garam, BNI, PLN, dan Indosat Ooredo.



Brand value adalah nilai sebuah merek yang didasarkan di antaranya pada angka, kejelasan, diferensiasi, konsistensi, dan kinerja merek. Hal ini tidak hanya diukur berdasarkan tingkat kepuasan konsumen terhadap suatu produk, tetapi juga dilihat dari analisis keuangan dan pemasaran. Dalam dunia bisnis, “brand value” merupakan salah satu metrik paling penting bagi perusahaan, terutama dalam menjangkau konsumen. 



Lantas, berapa “brand value” Telkom? Merujuk rilis yang dikeluarkan “Brand Finance”, Telkom Indonesia memiliki “brand value” hingga 3,85 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 54,83 triliun (kurs Rp 14.232), dengan predikat AAA. Sebetulnya nilai ini turun dibandingkan dengan tahun 2020 yang kala itu mencapai 4,72 miliar dolar AS. Turunnya nilai tersebut disinyalir akibat ketidakstabilan pasar, imbas dari pandemi Covid-19. Meski turun, tapi Telkom tetap bertengger di peringkat pertama.  



Prestasi lainnya dari Telkom, pada tahun ini menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam jajaran Forbes “World’s Best Employers 2021”, sebagai perusahaan yang memiliki pekerja berkualitas, sekaligus menjadi tempat kerja yang nyaman bagi karyawannya. 



Keberhasilan Telkom mencapai prestasi tersebut, bisa jadi karena perusahaan itu sangat memperhatikan apa yang diinginkan oleh customer di era digital seperti sekarang ini. Setidaknya ada tiga hal yang sangat diperhatikan oleh customer dalam melihat sebuah produk. Yakni: kualitas, pelayanan dan nilai. 



Dan untuk memenuhi tiga hal itu, Telkom telah melakukan transformasi digital. Fokus kerja Telkom di ranah bisnis digital dilakukan melalui tiga domain utama perusahaan. Yaitu: Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services.



Setiap tahun, Telkom terus berprogres. Ini bagian dari spirit meningkatkan pelayanan dan nilai. Misalnya, pada periode Januari – Juni 2021, Telkom menambah panjang jaringan komunikasi berbasis fiber optic hingga 1.898 kilo meter. Sehingga, sampai dengan akhir Juni 2021, panjang jaringan fiber backbone milik Telkom telah mencapai 169.833 kilo meter. Ini setara dengan 4 kali keliling bumi.



Pada bisnis “fixed broadband” Telkom melalui IndiHome saat ini melayani lebih dari 8,3 juta pelanggan yang tersebar di 496 kota dan kabupaten di Indonesia. Dan setiap tahun, rata-rata jumlah pelanggan IndiHome meningkat sekitar 11 persen. Ini menunjukkan, bahwa semakin banyak masyarakat yang berlangganan IndiHome. 



Pada segmen konektivitas mobile, Telkom punya Telkomsel. Jumlah pelanggan Telkomsel per semester I/2021, mencapai 169,2 juta orang. Dari angka ini, sebanyak 117,7 juta pelanggan tercatat sebagai pengguna layanan mobile data aktif. Keaktifan pengguna Telkomsel mengakses internet, terlihat dari tumbuhnya angka lalu-lintas data segmen mobile sebesar 54 persen setiap tahun, hingga kini menjadi 6.573.499 Terabyte. 



Ketika jumlah pelanggan Telkomsel terus meningkat, diiringi dengan terus menambah jumlah Base Transceiver Station (BTS) di berbagai daerah. Hingga kini, sudah 237.300 BTS yang dimiliki Telkomsel. Mayoritas di antaranya berbasis 3G/4G.



Kebetulan, saya termasuk pengguna IndiHome. Dan sejak saya punya handphone hingga kini, saya setia menggunakan Telkomsel. Bahkan, nomor handphone saya termasuk versi jadul, yang sepuluh angka itu. 



Sejauh menjadi pelanggan IndiHome dan Telkomsel, semuanya masih baik-baik saja. Belum ada problem yang signifikan sehingga membuat saya tidak puas. 



Jadi, jika ingin “brand value” dari produk Anda terus meningkat, belajar dari spirit Telkom, perhatikan lah tiga keinginan customer. Pertama, selalu tingkatkan kualitas produk. Kedua, selalu tingkatkan pelayanan. Dan ketiga, selalu tingkatkan nilai. Bagi saya, nilai adalah selisih antara manfaat dan harga. Bagaimana menurut Anda? (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)

Editor : adi nugroho
#wednesday #internet #kurniawan muhammad #indihome #telkom #marketing #brand