ACE Hardware di Indonesia sudah resmi berganti nama menjadi AZKO, per 1 Januari lalu. Dalam dunia bisnis, brand yang sudah mapan dan kuat, bisa saja berganti nama atau berganti brand. Setidaknya ada tiga alasannya: berganti kepemilikan, lisensi yang telah habis, dan bagian dari strategi pengembangan perusahaan.
Untuk kasus ACE Hardware di Indonesia berganti menjadi AZKO ini, paling tidak ada dua alasannya: Pertama, lisensi yang telah habis. Kedua, bagian dari strategi pengembangan perusahaan.
PT ACE Hardware Indonesia Tbk (ACES) memang telah resmi berganti nama menjadi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk pada 7 Juni 2024. Seiring dengan putusan tersebut, Aspirasi Hidup Indonesia memutuskan untuk tidak melanjutkan perjanjian lisensi dengan ACE Hardware International Holdings, Ltd, yang berakhir pada 31 Desember 2024. Sehingga, per 1 Januari 2025, ACE Hardware sudah tidak ada lagi di Indonesia, dan telah berganti nama menjadi AZKO.
Padahal, nama ACE Hardware sudah cukup kuat tertanam di benak masyarakat Indonesia. Maklum, brand tersebut eksis di Indonesia sejak 1996. Hingga kini sudah ada ratusan outletnya yang tersebar di seluruh tanah air. Lantas, brand itu diganti menjadi AZKO. Tentu, ini adalah sebuah keputusan yang sudah dipertimbangkan secara matang. Dan sudah dipikirkan upaya antisipatifnya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya, diantisipasi, dampak dari berganti brand itu terhadap penjualan. Dan lain-lain.
Makanya, yang dilakukan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk dalam kasus ini tidak hanya mengganti brand saja. Tapi, pergantian nama atau brand ini juga digunakan sebagai bagian dari strategi pengembangan perusahaan. Melalui tagline “Your Home Life Improvement Partner”, brand AZKO ingin menunjukkan bahwa mereka akan berkembang menjadi entitas yang lebih lengkap dari sebelumnya ketika masih bernama ACE Hardware. AZKO tidak hanya menyediakan berbagai produk berkualitas, layanan yang inovatif dan unggul, tetapi juga siap menginspirasi, mewujudkan aspirasi rumah dan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga Indonesia. Pergantian nama ini juga dijadikan momentum untuk menjawab trend pasar dan preferensi konsumen yang terus berevolusi. Dengan nama baru AZKO ini, mereka akan menghadirkan ragam inovasi produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi hidup pelanggan di Indonesia.
Sebuah brand yang sudah puluhan tahun menancap kuat di benak konsumen, kemudian berganti nama, boleh-boleh saja. Salah satu syarat yang harus dipertimbangkan adalah “brand identity”-nya harus kuat.
“Brand identity” adalah segala sesuatu yang akan membuat sebuah brand langsung dikenali oleh konsumen. Para konsumen akan mengasosiasikan identitas tersebut dengan produk atau layanan yang ditawarkan. Identitas tersebut sekaligus membentuk hubungan antara konsumen dan brand, membangun loyalitas pelanggan, dan menentukan bagaimana mereka memandang brand.
Ada dua elemen yang membangun “brand identity”: visual dan non visual. Pada visual, elemennya mencakup seluruh aspek visual dari identitas perusahaan. Misalnya, bisa berupa logo, tipografi (pemilihan jenis font), palet warna, tampilan situs web, dan kemasan produk. Sedangkan pada non-visual, mencakup elemen di luar elemen visual. Yakni pada aspek verbal yang digunakan untuk menimbulkan kesan tertentu terhadap brand. Aspek verbal ini sangat terkait dengan “value proposition” (kelebihan sebuah produk dibandingkan dengan kompetitor).
Nah, ACE Hardware kuat pada elemen visual dan non-visual. Ketika dari sisi elemen visual, nama brand-nya diganti menjadi AZKO, maka harus ada sosialisasi yang masiv bahwa AZKO adalah wajah baru dari ACE Hardware Indonesia. Ini agar elemen visual dan non-visual tetap saling terikat dan terkait satu sama lainnya.
Momentum pergantian tahun dari 2024 ke 2025 dimanfaatkan betul oleh PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk untuk mempromosikan secara masiv perubahan brand-nya, dari ACE Hardware Indonesia menjadi AZKO. Mereka bikin event massal dan spektakuler di kawasan Bundaran HI, Jakarta pada malam tahun baru lalu. Pada kesempatan itu, ditampilkan atraksi ratusan drone diyang memukau yang menghiasi langit Jakarta. Ini sebagai simbol inovasi, transformasi dan komitmen AZKO.
Nah, Anda yang pelanggan ACE Hardware, bisa membuktikan tagline dan janji-janji tersebut setelah berganti nama menjadi AZKO. Apakah memang ada yang berbeda dari sisi variasi produk maupun layanannya? Apakah benar-benar AZKO menjadi “Your Home Life Improvement Partner?”. Ayo kita nilai dan buktikan. Kebetulan, saya belum ke ACE Hardware lagi sejak berganti nama menjadi AZKO. (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)
Editor : Anwar Bahar Basalamah