Saya sungguh-sungguh bersedih mendengar kabar ini: Gatra Media Group, yang menerbitkan Majalah Mingguan GATRA, situs GATRA.com, Majalah GATRA Jateng, situs GATRAPEDIA.com dan kanal GATR A TV menyatakan berhenti beroperasi pada 31 Juli 2024.
Pengumuman penghentian operasi ini disampaikan langsung Direktur Utama PT Era Media Informasi, penerbit Majalah Berita Mingguan GATRA pada 17 Juli 2024.
Bahwa media massa cetak yang terbit di daerah, seperti media cetak yang saya pimpin, hingga kini masih bisa bertahan, bahkan mampu bertumbuh setiap tahunnya dari sisi performa perusahaan, butuh perjuangan yang tidak mudah. Lantas, apa yang membuat media massa cetak di tingkatan lokal masih mampu bertahan di tengah derasnya arus digitalisasi saat ini?
Bob Franklin dalam bukunya “Local Journalism and Local Media: Making the Local News” menyebutkan empat kekuatan media massa lokal yang tak dimiliki media nasional. Yakni: Pertama, berkaitan dengan komunitas lokal. Media massa lokal biasanya lebih terhubung dengan berbagai komunitas lokal. Hal ini lantas menciptakan adanya komunikasi yang erat. Media massa lokal juga dapat memberikan liputan yang lebih mendalam dan relevan terkait isu-isu lokal yang penting bagi masyarakat setempat.
Kedua, representasi yang akurat. Media massa lokal cenderung lebih akurat dalam merepresentasikan kehidupan sehari-hari dan keberagaman komunitas lokal. Mereka dapat menggambarkan berbagai sudut pandang, kepentingan, dan pengalaman yang mungkin terabaikan oleh media massa nasional yang lebih fokus pada isu-isu nasional dan global.
Ketiga, meningkatkan partisipasi masyarakat. Media massa lokal dapat berperan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam masalah-masalah lokal. Mereka dapat memberikan platform untuk diskusi dan debat yang melibatkan warga setempat, serta memberikan informasi yang relevan untuk mempengaruhi keputusan dan tindakan dalam komunitas.
Keempat, promosi budaya lokal. Media massa lokal dapat mempromosikan dan mempertahankan warisan budaya lokal. Mereka dapat memberikan liputan yang lebih luas terhadap acara budaya, festival, seni, dan kegiatan lokal lainnya yang memperkaya identitas komunitas.
Keempat hal yang menjadi kekuatan dari media massa lokal itu dapat diringkas menjadi dua: yakni lokalitas dan proximitas. Lokalitas di sini adalah dari sisi konten atau berita. Konten atau berita pada media massa lokal merupakan representasi dari dinamika yang terjadi di daerah. Sedangkan proximitas di sini adalah dari sisi kedekatan antara perusahaan media dengan masyarakat dan stakeholder yang ada di daerah.
Ketika sebuah media massa lokal mampu mengikat pembacanya dalam bingkai lokalitas dan proximitas, maka itu akan mampu menciptakan loyalitas di kalangan pembacanya.
Dalam konteks marketing, perusahaan yang memiliki pelanggan yang loyal, akan mampu mengurangi pengeluaran untuk biaya pemasaran dan penjualan. Mereka akan meraih volume penjualan tinggi. Mereka juga akan mendapatkan pelanggan baru lewat komunikasi positif dari mulut ke mulut.
Dalam berinteraksi dengan pelanggan demi mempertahankan eksistensi dan pertumbuhan perusahaan, ada buku yang sangat bagus untuk dibaca, yakni: “In Search of Excellence” yang ditulis oleh Thomas J. Peters dan Robert H. Waterman JR. Baik Peters maupun Waterman menekankan betapa pentingnya fokus pada pelanggan sebagai salah satu elemen kunci dari keberhasilan perusahaan. Mereka menyebutkan setidaknya ada lima aspek penting terkait peran pelanggan bagi perusahaan:
Pertama, dekat dengan pelanggan. Perusahaan harus selalu berusaha untuk memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan mereka. Dengan berdekatan dan mendengarkan pelanggan, perusahaan dapat menyesuaikan produk dan layanan mereka agar sesuai dengan harapan pelanggan.
Kedua, pelanggan sebagai fokus utama. Perusahaan yang unggul, selalu menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama. Segala keputusan strategis dan operasional, sebaiknya diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Ketiga, inovasi berdasarkan umpan balik pelanggan. Perusahaan yang sukses seringkali mengambil umpan balik dari pelanggan sebagai sumber ide untuk inovasi. Pelanggan memberikan wawasan berharga yang dapat membantu perusahaan memperbaiki produk dan layanan mereka.
Keempat, membangun hubungan jangka panjang. Peters dan Waterman juga menekankan pentingnya membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan dapat menghasilkan loyalitas yang tinggi dan dukungan berkelanjutan bagi perusahaan.
Kelima, pelayanan prima. Memberikan layanan pelanggan yang luar biasa adalah salah satu ciri khas perusahaan yang unggul. Pelayanan yang baik tidak hanya memuaskan pelanggan. Tapi juga dapat menjadi pembeda utama dalam pasar yang kompetitif.
Dengan kata lain, Peters dan Waterman menegaskan, bahwa pelanggan adalah pusat dari segala aktivitas perusahaan. Jika sebuah produk mampu memahami dan memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, maka produk itu masih akan terus eksis karena dibutuhkan. Dan ini juga berlaku bagi media massa, wabil khusus media cetak. Bagaimana menurut Anda? (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/IG:kum_jp)
Editor : Anwar Bahar Basalamah