Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

KKV

Kurniawan Muhammad • Rabu, 12 Juni 2024 | 13:48 WIB

 

By Kurniawan Muhammad, Marketing Practitioner
By Kurniawan Muhammad, Marketing Practitioner

Sudah setahun terakhir ini, anak perempuan saya (umur 13 tahun) rutin ke KKV. Antara sebulan hingga dua bulan sekali. Dia seringnya membeli skin care, parfum dan kapas. Ketika saya tanya ke dia mengapa harus ke KKV, jawabannya karena tempatnya enak, produknya bagus, dan banyak pilihan. Khusus untuk skin care, dia lebih mantap beli di KKV. Di tempat lainnya, katanya takut produknya KW (nggak asli). Dan satu lagi saya tanya, mengapa membeli kapas saja lebih suka ke KKV? Kata dia kemasan bungkus kapasnya bagus, dan bisa dapat lebih banyak. Masak sih?

Saya memang sengaja tidak mengecek lebih jauh, soal alasan anak saya menyukai KKV. Bisa jadi, itu lah yang menjadi alasan mengapa generasi Z banyak yang menyukai KKV. Dan setiap kali saya ke KKV, saya lihat memang kebanyakan pengunjung dan pembelinya adalah dari generasi Z (usia 12 – 27 tahun).

KKV adalah brand toko retail asal China yang dirintis oleh KK Group pada 2015. Mereka kini sudah memiliki sedikitnya 2000 cabang di berbagai negara. Tersebar antara lain di Hongkong, Malaysia, Dubai, Singapura, hingga Indonesia. Di Indonesia, KKV baru masuk sekitar tahun 2020. Mereka punya target ambisius di Indonesia, yakni ingin punya 200 cabang. Per Juli 2023, jumlah KKV masih 31 outlet. Makanya, mereka kini tak hanya gencar ekspansi ke kota-kota besar di Indonesia. Tapi juga ke kota-kota besar kedua. Di Kota Malang, tempat saya tinggal, sudah ada KKV. Kabarnya malah mau bikin satu lagi. Di Kota Kediri tempat saya bertugas, KKV juga segera launching.

KKV adalah contoh dari penerapan “omnichannel marketing”. Yakni strategi marketing yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dan penjualan untuk memberikan pengalaman yang konsisten dan menyeluruh kepada konsumen. Baik dalam platform online maupun offline.

Pada platform online, KKV aktif berkomunikasi dengan pelanggan melalui media sosial, mengadakan promosi menarik, dan melibatkan inluencer untuk menciptakan buzz di kalangan konsumen. Strategi pemasaran yang inovatif ini membantu meningkatkan kesadaran brand dan menarik minat konsumen untuk berbelanja ke KKV.

KKV juga menghadirkan keberadaan toko offline dengan desain ruangan yang keren. KKV sangat kreatif dalam menyusun produk-produk mereka, sehingga tampil menarik dan mudah dillihat oleh pelanggan. Penggunaan warna (kuning ngejreng), pencahayaan, dan desain yang menarik juga menjadi bagian penting dari strategi mereka. Dan ternyata, setiap cabang KKV di Indonesia punya tema dan konsep yang berbeda-beda. Saat saya ke Jogja, KKV yang berada di Pakuwon Mall Jogja saat itu mengangkat tema “beach holiday”. Saya juga pernah ke KKV di DP Mall Semarang. Waktu saya ke sana, konsep yang diangkat adalah “candy factory”, yang memamerkan banyak tiang permen di setiap sudut toko. Sedangkan KKV di Pakuwon Mall Surabaya, di sana yang khas menurut saya adalah galeri yang memajang banyak merek mie instan, kebanyakan merek luar. Konsep yang berbeda-beda di setiap toko ini lah yang kemudian menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen ketika berada di areal KKV.

Dengan menggunakan strategi “omnichannel marketing” ini, membuat KKV lebih disukai oleh generasi Z. “Omnichannel marketing” salah satunya menawarkan experience kepada konsumen. Generasi Z juga mengharapkan pengalaman yang konsisten dan terintegrasi saat berinteraksi dengan sebuah merek, baik itu melalui toko fisik, situs web, atau pun aplikasi mobile. Dan ini dimiliki oleh KKV.

Jadi, setidaknya ada tiga hal yang membuat KKV ramai dikunjungi: Pertama, mereka menerapkan “omnichannel marketing” yang pada akhirnya mempermudah dan memanjakan konsumen, wabil khusus generasi Z. Kedua, menyediakan produk yang sangat beragam, berkualitas dan unik. Ketiga, menyajikan pengalaman berbelanja yang berbeda, dengan penampilan toko offline nya yang unik dan khas. Bagaimana menurut Anda (yang juga pelanggan KKV)? (kritik dan saran:ibnuisrofam@gmail.com/kum_jp)

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#skincare #influencer #opini #kkv #mall #generasi z