Olahraga Malam Hari, Solusi Sehat Kaum Perkotaan atau Justru Berbahaya?

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB
ilustrasi generation tecnology cewek sedag maraton malam di pusat kota
ilustrasi generation tecnology cewek sedag maraton malam di pusat kota

JP Radar Kediri -  Saat ini, olahraga di malam hari tengah menjadi pilihan populer bagi para pekerja. Mulai dari sesi gym, main bulu tangkis, hingga tren lari malam (night run), fasilitas olahraga di berbagai kota makin ramai dipadati warga setelah jam kerja.

Apakah Berolahraga Di Malam Hari Benar-Benar Menyehatkan, Atau Justru Membawa Risiko Bagi Tubuh?

Manfaat Kesehatan berolahraga malam jangan sampai di remehkan teman-teman

Secara medis, olahraga di malam hari tetap memberikan manfaat besar daripada tidak berolahraga sama sekali. Inilah 3 manfaat seseorang melakukan aktifitas olahraga malam hari :

1)     Pelepas Stres Efektif: Berolahraga setelah seharian bekerja membantu menurunkan kadar hormon kortisol (stres) dan memicu pelepasan endorfin yang bikin suasana hati lebih rileks.

2)     Performa Otot Lebih Maksimal: Suhu tubuh manusia berada pada puncaknya di sore hingga awal malam. Kondisi ini membuat otot dan sendi lebih fleksibel, sehingga risiko cedera bisa lebih rendah ketimbang olahraga mendadak di pagi hari saat otot masih kaku.

3)     Tidur Lebih Nyenyak (Jika Waktunya Tepat): Aktivitas fisik sedang dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks saat malam, selama diberikan jeda sebelum tidur.

Adakah  Gangguan Ketika Melakukan Aktifitas Olahraga Malam Hari?

Meskipun bermanfaat, olahraga malam akan menimbulkan potensi bahaya jika dilakukan secara sembarangan. Resiko utamanya yang lebih sering terjadi adalah Gangguan Tidur Atau Insomnia. Selain itu, kondisi tubuh yang sudah lelah akibat aktivitas seharian bisa menurunkan konsentrasi, yang meningkatkan risiko cedera saat melakukan gerakan berbeban berat.

Latihan fisik berintensitas tinggi (High-Intensity Interval Training/HIIT, angkat beban berat, atau olahraga kompetitif) di malam hari meningkatkan denyut jantung, suhu tubuh, dan hormon adrenalin. Jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, tubuh akan tetap dalam kondisi "siap tempur" (fight or flight), sehingga membuat mata sulit terpejam.

 Tips Aman Berolahraga di Malam Hari

Para ahli kesehatan menyarankan beberapa tips agar olahraga malam tetap memberikan manfaat optimal bagi tubuh manusia

  1. Atur Jeda Waktu: Berikan jeda minimal dua hingga tiga jam antara waktu selesai olahraga dan jam tidur agar suhu tubuh serta detak jantung kembali normal.
  2. Pilih Intensitas yang Tepat: Jika berolahraga mendekati waktu tidur, pilih aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang, seperti yoga, jalan cepat, atau bersepeda santai.
  3. Perhatikan Asupan Nutrisi: Hindari makan makanan berat atau mengonsumsi kafein/minuman berenergi tepat sebelum atau sesudah olahraga malam. Pastikan juga tubuh terhidrasi dengan baik.
  4. Perhatikan Keamanan: Bagi yang berolahraga di luar ruangan (outdoor), gunakan pakaian yang memantulkan cahaya (reflective) dan pilih jalur yang terang demi keselamatan.

Pada akhirnya, bergerak di bawah gemerlap malam selalu lebih baik daripada membiarkan tubuh pasif seharian. Rahasianya sederhana: kenali batas kemampuan, pilih latihan yang tepat, dan biarkan tubuhmu menikmati setiap detaknya.

Penulis : jihan najla agustien

Universitas islam tribakti lirboyo kediri

 

 

Editor : Shinta Nurma Ababil
olahraga