Perkembangan dunia fashion di kalangan umat muslim tahun 2026 menunjukkan dinamika yang menarik. Khususnya pada tren hijab motif yang kini semakin digandrungi oleh Generasi Z.
KEDIRI, JP Radar Kediri - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang didominasi oleh warna polos dan gaya minimalis. Tahun ini Gen Z mulai berani mengekspresikan diri melalui kerudung bermotif.
“Menariknya motif yang dipilih bukanlah corak yang ramai atau mencolok. Melainkan desain yang lebih halus, elegan, dan penuh makna,” ujar Adinda, seorang fashion enthusiast asal Kediri.
Menurutnya, tren ini mencerminkan kebutuhan akan fashion yang tidak hanya berfokus pada penampilan visual. Tetapi juga pada nilai personal yang ingin disampaikan melalui gaya berpakaian sehari-hari.
Baca Juga: Tips Memilih Outfit Pemilik Kulit Warm Tone, Ini Yang Perlu Kamu Pahami!
Tak heran, banyak hijabers muda kini memburu koleksi pashmina maupun segi empat yang mengadaptasi corak tradisional. Seperti sentuhan batik modifikasi, elemen floral Nusantara, hingga pola geometris yang terinspirasi dari motif kawung.
“Penggabungan desain modern dengan nuansa kultural ini mencuri perhatian Gen Z karena mampu memberikan kesan kalem dan autentik,” ucap Adinda.
Perempuan berusia 26 tahun itu menyebut, hijab motif ini memiliki beragam jenis bahan. Tetapi bagi Gen Z yang memiliki mobilitas tinggi akan lebih cenderung mengenakan bahan viscose printed, voal premium, dan cashmere campuran. Itu karena teksturnya yang ringan, adem, dan tidak mudah kusut.
Baca Juga: Tren Mix and Match Outfit Bernuansa Warna Netral Semakin Digemari, Ini Alasannya!
Lebih lanjut dia menjelaskan, karakteristik kain yang jatuh secara natural ini sangat mendukung teknik styling yang sedang populer. Seperti gaya pashmina meleyot, tuck-in, atau model lilit leher yang effortless.
Fleksibilitas bahan bermotif ini memungkinkan penggunanya tampil rapi secara instan, baik saat menghadiri perkuliahan maupun berkumpul bersama teman-teman.
“Pemilihan warna dasar yang netral ini juga dapat memastikan bahwa hijab bermotif tetap pantes dan mudah dipadupadankan dengan berbagai jenis pakaian. Mulai dari tunik simpel, oversized blazer, hingga kemeja kasual,” pungkas perempuan asal Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.(*)
Editor : MahfudSumber : Radar Kediri