Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

7 Tanda Kucing Sedang Sakit yang Perlu Diwaspadai Sebelum Kondisinya Memburuk

Khansa Dhiya Ramadhania • Rabu, 20 Mei 2026 | 13:30 WIB
Ciri-Ciri Kucing sedang Sakit (magnific.com)
Ciri-Ciri Kucing sedang Sakit (magnific.com)

JP Radar Kediri – Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang dekat dengan manusia karena tingkahnya yang lucu, aktif, dan menggemaskan. Namun, di balik sikap cerianya, kucing juga bisa mengalami gangguan kesehatan yang terkadang sulit disadari sejak awal.

Sebagai pemilik, penting untuk mengenali perubahan perilaku maupun kondisi fisik kucing agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat. Dengan memahami tanda-tanda kucing sakit, risiko kondisi yang semakin parah bahkan berujung fatal dapat diminimalkan.

1. Nafsu Makan Menurun

Salah satu tanda paling umum ketika kucing sedang sakit adalah berkurangnya nafsu makan. Kucing yang biasanya lahap makan tiba-tiba menjadi malas menyentuh makanan atau hanya makan sedikit dari biasanya.

Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari gangguan pencernaan, sariawan, stres, hingga penyakit tertentu. Jika kucing tidak mau makan selama lebih dari satu hari, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter hewan.

2. Perubahan Sikap dan Perilaku

Perubahan perilaku juga sering menjadi sinyal bahwa kondisi tubuh kucing sedang tidak baik. Kucing yang biasanya aktif dan suka bermain bisa berubah menjadi pendiam, sering bersembunyi, atau terlihat murung.

Baca Juga: Cara Membuat Kucing Cepat Gemuk dan Tetap Sehat, Cat Lovers Wajib Tahu!

Sebagian kucing bahkan tampak mudah marah, gelisah, atau tidak nyaman saat disentuh. Perubahan perilaku secara tiba-tiba perlu diperhatikan karena dapat menjadi tanda rasa sakit atau stres berlebihan.

3. Tubuh Terlihat Lesu

Kucing sakit umumnya akan tampak lemas dan kurang berenergi dibanding biasanya. Mereka lebih sering tidur, malas bergerak, dan tidak tertarik bermain ataupun berinteraksi dengan pemiliknya.

Kondisi lesu yang berlangsung terus-menerus bisa menjadi pertanda adanya infeksi atau masalah kesehatan lain. Apalagi jika disertai demam, muntah, atau penurunan berat badan yang cukup drastis.

4. Sering Muntah

Muntah sesekali memang masih tergolong normal pada kucing, terutama akibat hairball atau bola bulu di saluran pencernaan. Namun, muntah yang terjadi berulang kali perlu diwaspadai karena dapat menandakan gangguan kesehatan tertentu.

Penyebabnya bisa berasal dari keracunan makanan, alergi, infeksi, hingga gangguan lambung. Jika muntah disertai diare atau tubuh lemas, pemilik sebaiknya segera membawa kucing ke klinik hewan.

5. Mata dan Telinga Mengeluarkan Cairan

Kucing yang sehat biasanya memiliki mata dan telinga yang bersih. Jika muncul cairan berlebihan, lendir, atau bau tidak sedap dari telinga, hal tersebut bisa menjadi tanda infeksi.

Baca Juga: Kucing Susah Diatur? Ini 6 Cara Melatih Kucing Jadi Lebih Penurut

Gangguan pada mata dapat disebabkan oleh iritasi, luka pada kornea, maupun infeksi bakteri dan virus. Sementara cairan pada telinga sering dikaitkan dengan jamur, tungau telinga, atau peradangan.

6. Perubahan pada Pupil Mata

Perubahan ukuran pupil mata kucing juga perlu mendapat perhatian khusus. Pupil yang tampak terlalu besar, tidak simetris, atau sulit kembali normal bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan serius.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan saraf, tekanan darah tinggi, hingga penyakit pada retina mata. Jika perubahan pupil disertai kucing tampak kebingungan atau sulit melihat, segera konsultasikan ke dokter hewan.

7. Bulu Rontok Berlebihan

Bulu rontok memang normal terjadi pada kucing, terutama saat pergantian musim atau karena faktor usia. Akan tetapi, kerontokan berlebihan hingga muncul area botak dapat menandakan adanya masalah pada kulit atau kondisi tubuh tertentu.

Kucing yang mengalami stres atau rasa gatal biasanya akan menjilat dan menggaruk tubuh secara berlebihan. Selain itu, infeksi jamur, alergi, maupun kutu juga dapat memicu kerontokan yang tidak normal

Baca Juga: 9 Cara Efektif Agar Kucing Tidak Pup dan Kencing Sembarangan di Rumah

Mengetahui tanda-tanda kucing sakit sangat penting agar pemilik bisa memberikan penanganan lebih cepat sebelum kondisinya memburuk.

Jika kucing menunjukkan gejala yang tidak biasa dalam waktu cukup lama, segera lakukan pemeriksaan ke dokter hewan. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, kesehatan kucing peliharaan dapat tetap terjaga dan mereka bisa hidup lebih sehat serta aktif setiap hari.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Shinta Nurma Ababil
#tanda kucing sakit #kesehatan kucing #ciri kucing sakit #perawatan kucing #kucing sakit