JP Radar Kediri - Banyak orang menganggap overthinking sebagai tanda bahwa mereka pemikir dalam. Padahal, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Dilansir dari Alodokter, overthinking adalah kebiasaan memikirkan sesuatu secara berlebihan hingga membuat pikiran lelah.
Alih-alih membantu, pikiran justru berputar di tempat yang sama, mengulang kejadian masa lalu atau membayangkan kemungkinan buruk di masa depan.
Baca Juga: Mengenal HTS di Era Gen Z, Cinta Tanpa Kepastian yang Bikin Overthinking?
Ciri-Ciri Overthinking
Banyak orang tidak sadar bahwa mereka sudah overthinking, karena terlihat seperti “lagi mikir biasa”. Padahal, tanda-tandanya cukup jelas, yaitu sebagai berikut.
- Memikirkan hal yang sama berulang-ulang tanpa solusi
- Sulit mengambil keputusan, bahkan untuk hal kecil
- Menghabiskan waktu untuk memikirkan kemungkinan buruk
- Sulit tidur karena pikiran tidak berhenti
- Fokus menurun dan mudah terdistraksi
Overthinking sering membuat seseorang terjebak dalam kekhawatiran berlebihan dan sulit mengendalikan pikiran.
Baca Juga: 5 Alasan Pikiran Jadi Overthinking Saat Malam Hari, Simak Penjelasannya!
Kenapa Seseorang Bisa Overthinking?
Sebenarnya, overthinking tidak muncul begitu saja tanpa sebab. Ada beberapa pemicu utama yang berisiko menjadi "bahan bakar" bagi pikiran kita untuk terus berputar tanpa henti.
Biasanya, hal ini berawal dari rasa cemas berlebihan karena takut hasil yang didapat tidak sesuai harapan, atau sikap perfeksionisme yang menuntut segala sesuatu harus sempurna sebelum kita berani bertindak.
Selain itu, rasa takut akan penilaian orang lain, trauma dari pengalaman buruk di masa lalu, hingga ketidakpastian tentang masa depan seringkali menjadi beban tambahan.
Perpaduan antara rasa cemas, perfeksionisme, dan ketidakpastian inilah yang akhirnya membuat seseorang terjebak dalam lingkaran pikiran yang melelahkan.
Dampak Overthinking
Kalau dibiarkan, overthinking bukan cuma bikin capek, tapi bisa berdampak serius, seperti:
- Sulit fokus dan produktivitas menurun
- Gangguan tidur (insomnia)
- Emosi tidak stabil (cemas, panik, insecure)
- Menarik diri dari lingkungan sosial
- Risiko gangguan mental seperti depresi
Bahkan, overthinking juga bisa berdampak pada kesehatan fisik seperti sakit kepala, jantung berdebar, hingga tekanan darah meningkat.
Baca Juga: Intuisi atau Overthinking? Ini Cara Biar Nggak Salah Dengarkan Diri Sendiri
Cara Mengatasi Overthinking
Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi overthinking.
- Tentukan batas waktu untuk berpikir sebelum mengambil keputusan
- Fokus pada solusi, bukan kemungkinan terburuk
- Tulis pikiran agar tidak terus berputar di kepala
- Alihkan energi ke aktivitas nyata
- Terima bahwa tidak semua keputusan akan sempurna.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil