Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Metode Kakeibo: Solusi Menabung Efektif untuk Anak Kos Agar Tetap Cuan

Internship Radar Kediri • Minggu, 1 Februari 2026 | 08:00 WIB

Menabung
Menabung
JP RADAR KEDIRI - Kamu anak kos yang merasa “sultan” pas baru dapat kiriman dari orang tua di awal bulan? Tapi tiba-tiba jadi warga jelata yang cuma bisa beli mi instan pas tanggal tua. Kalau iya, tenang aja, kamu gak sendirian. Fenomena “kantong kering” atau kanker ini merupakan masalah klasik pelajar.

Baca Juga: Uang Cepat Habis? Ini 5 Cara Cerdas Gen Z Menabung di Era Digital

Kalau kamu sudah terjebak dengan siklus keuangan yang berantakan, inilah saatnya kamu mencoba metode menabung dari Jepang yang biasa disebut Kakeibo. Uniknya, metode ini justru mengajak kita untuk kembali ke dasar .

Dalam bahasa Jepang, Kakeibo berarti "buku rekening rumah tangga". Metode ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1904 oleh Hani Motoko, jurnalis perempuan pertama di Jepang. Metode Kakeibo berarti mencatat pengeluaran secara manual dengan tulisan tangan. 

Kenapa harus tulis tangan? Mungkin sekarang sudah banyak aplikasi pencatat uang? Menurut para ahli saraf, menulis tangan membuat otak kita lebih "sadar" terhadap apa yang kita lakukan. Saat kita membayar menggunakan QRIS atau tinggal tap , otak kita tidak memproses rasa "kehilangan" uang tersebut. Rasanya kayak nggak bayar.

Baca Juga: 5 Hobi Kreatif yang Menghasilkan Uang, Cocok untuk Bisnis Rumahan

Kalau kamu menuliskan "Beli Kopi Susu 25.000" di buku catatanmu, otakmu akan memproses angka itu. Kamu jadi sadar, "Waduh, hari ini aku sudah keluar uang 25.000". Inilah rem pakem untuk impulsif. 

Buat kamu anak kos yang mau mencoba, siapkan satu buku tulis dan pulpen. Di setiap awal bulan, jawab 4 pertanyaan berikut. Berapa uang yang aku punya? Apa yang ingin ditabung? Berapa yang boleh dibelanjakan? Bagaimana cara memperbaikinya? 

Kakeibo membagi pengeluaran jadi 4 kategori. Pertama, Survival atau kebutuhan pokok) . Ini sifat wajib hidup mati. Bayar uang kos, biaya makan sehari-hari, bensin, dan paket data internet. Kedua, Opsional atau keinginan. Ini hal-hal yang bikin hidup lebih asik, tapi nggak wajib, seperti jajan, skincare , atau nongkrong di kafe. Ketiga, Culture atau wawasan budaya . Ini pengeluaran untuk "makanan jiwa", seperti beli novel atau tiket bioskop. Keempat, Extra atau tak terduga . Ini dana darurat buat hal kaget, misalnya ban bocor atau beli obat pas sakit.

Baca Juga: Ini 7 Cara Mendapatkan Uang dari Internet Tanpa Modal

Kuncinya jujur ​​dan evaluasi. Metode Kakeibo ini mengajarkan kita untuk jujur ​​pada diri sendiri. Kalau bulan ini pos " Optional " kamu jebol karena kebanyakan nongkrong, tulis aja. Jangan dimanipulasi.

Penulis adalah Dita Citra Oktaviana, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#manajemen uang #hemat #mahasiswa #tips keuangan #lifestyle #nabung #kakeibo ala jepang #literasi finansial #gaya hidup #budgeting #anak kos #kakeibo