KEDIRI, JP Radar Kediri - Batik kerap diidentikan dengan acara formal. Kesannya hanya untuk orang tua. Padahal, batik juga bisa digunakan untuk anak muda khususnya generasi Z. Dengan catatan tetap menata gaya baik atasan dan bawahan serta aksesoris pendukungnya.
Nabila Kirana, fashion antusias Kediri mengatakan kain batik bisa berubah menjadi fashion item yang serba guna dan tetap relevan dengan gaya masa kini dengan mix and match yang simpel.
Bagi perempuan 27 tahun itu, anggapan batik bersifat kuno sudah tidak berlaku. “Banyak batik yang menawarkan warna dan model sesuai minat anak muda,” ujarnya.
Baca Juga: Terinspirasi Tahu Kuning Kediri, Muhammad Zidane Ciptakan Motif Batik Unik hingga Terdaftar HAKI
Bahkan selaras dengan kebutuhan gen Z yang ingin outfit batiknya lebih keren dan cocok untuk digunakan di berbagai situasi serta kondisi. Baik digunakan ke kampus, nongkrong maupun jalan-jalan santai.
“Perlu kemampuan khusus untuk memadupadankan atasan dan bawahan agar menghasilkan tampilan yang stylish,” imbuh perempuan asal Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri itu.
Lalu bagaimana caranya mix and match yang benar? Memilih atasan maupun bawahan yang berkebalikan. Misalnya ketika bawahannya sudah ramai motif batiknya, maka atasan pilih kemeja atau kaos yang polos.
Baca Juga: Kisah Laila Al Khusna, Merajut Budaya Lampung dan Ekonomi Hijau Melalui Batik Siger Binaan BRI
Tak hanya itu, pilih motif batik sesuai momen. Untuk acara formal seperti pernikahan atau rapat, dikenakan batik dengan motif klasik dan warna gelap seperti parang atau kawung.
Sedangkan untuk suasana santai seperti hangout atau ke kampus, pilih batik dengan warna cerah, motif modern, dan potongan longgar. Itu agar tampilan lebih cocok dan terlihat kasual.
"Banyak batik yang dibuat model outer maupun kemeja crop. Untuk kesan kasualnya tambahkan celana jeans atau rok polos. Juga bisa dipadukan dengan sneakers atau loafers. Sehingga kesan edgy lebih tepat," ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Sri Ayuni : Memadukan Bisnis dan Peduli Lingkungan dengan Batik Ecoprint
Berkecimpung di dunia fashion hampir 2 tahun, Nabila menyebut jika baru akhir-akhir ini batik bisa masuk dalam semua generasi dan momen.
Itu karena pemahaman memilih pakaian masyarakat semakin bagus. “Juga termasuk banyak tutorial di internet yang memudahkan seseorang untuk menghasilkan tampilan semenarik mungkin,” tutupnya.
Editor : rekian