Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jangan Salah Kaprah! Ini Tanggapan Dokter Gigi Soal Behel untuk Gaya-gayaan

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 2 Januari 2026 | 22:06 WIB

Tren kecantikan behel.
Tren kecantikan behel.

Tren beauty tidak melulu soal skincare dan makeup. Dewasa ini, penggunaan behel gigi menjelma jadi simbol kecantikan.

Padahal peruntukannya lebih untuk faktor kesehatan. Hal itu diungkapkan oleh dokter gigi Dhystika Zahrah Septania.

Dia menyebut jika behel bukan aksesoris melainkan alat medis ortodontik untuk memperbaiki posisi gigi dan rahang.

“Sayangnya sebagian besar dari mereka menganggap behel adalah fashion. Meskipun beberapa juga sudah ada yang memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan gigi melalui behel,” ujar perempuan yang akrab disapa Tika.

Dia tidak memungkiri jika saat ini memang penggunaan behel menjadi tren. Itu karena behel dianggap sebagai barang mewah.

Selain biaya produksinya yang mahal, perawatan yang dikeluarkan oleh pasien juga tinggi. Oleh karenanya, tidak semua orang bisa dan mau mengeluarkan biaya besar hanya untuk merawat kesehatan gigi.

Tak heran mereka memilih jalan pintas dengan memasang behel yang dibeli di e-comerce dengan harga murah.

“Kalau yang memasang di dokter gigi tentu harga yang dibanderol tidak semurah di pasaran. Karena perlu konsultasi untuk menyesuaikan kondisi gigi dan jenis behel,” tuturnya.

Ditanya terkait jenis behel, Tika menyebut ada dua jenis. Yaitu pertama behel konvensional. Kawat gigi tradisional menggunakan bracket logam yang ditempel di gigi dan dihubungkan dengan kawat lengkung.

Harganya dibanderol mulai Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Dengan waktu kontrol sebulan sekali.

Kedua, behel self ligating. Yakni jenis kawat gigi modern yang menggunakan bracket khusus dengan klip atau mekanisme pengunci internal. Bukan karet elastis.

Dengan rentang harga Rp 5 juta sampai dengan Rp 10 juta. “Untuk waktu kontrol lebih lama setiap dua bulan sekali,” paparnya.

Dengan biaya yang tidak murah tentu perlu tips dan trik dalam merawatnya. Diantaranya rutin melakukan sikat gigi minimal dua kali sehari.

Dengan posisi sikat gigi 45 derajat ke arah gusi. Menyikatnya pun harus detail. Mulai dari brachet hingga sela-sela gigi.

Untuk menambah kebersihan juga bisa menggunakan benang gigi atau dental floss. Termasuk juga bisa menggunakan obat kumur maksimal dua kali seminggu.

“Gigi rapi memang bikin lebih percaya diri. Tapi gigi sehat jauh lebih berharga. Jangan sampai ingin terlihat cantik hari ini tetapi menyesal berbulan-bulan karena salah memilih kesehatan gigi,” pungkasnya. (la/tar)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#behel #Aksesoris #fashion