JP Radar Kediri- Apakah Anda pernah mengalami nyeri di punggung atau bahu setelah menghabiskan waktu lama di dapur? Kemungkinan besar, penyebab utamanya bukanlah lamanya aktivitas memasak, melainkan tinggi meja dapur yang tidak cocok dengan postur tubuh Anda. Meja yang terlalu rendah memaksa Anda membungkuk, sedangkan yang terlalu tinggi menegangkan bahu dan lengan. Memiliki meja dapur yang ergonomis bukanlah barang mewah, melainkan investasi untuk kenyamanan dan kesehatan jangka panjang di area rumah yang paling aktif ini.
Baca Juga: Tren Desain Dapur Minimalis
Lalu, berapa tinggi meja dapur yang optimal? Standar umum yang sering direkomendasikan berkisar 80 hingga 90 sentimeter. Namun, angka ini hanya sebagai acuan dasar. Prinsip terpenting adalah: tinggi meja dapur harus disesuaikan dengan tinggi badan pengguna. Dapur yang dirancang khusus akan jauh lebih nyaman dibandingkan yang hanya mengikuti patokan tanpa mempertimbangkan individu. Bayangkan meja dapur sebagai ekstensi tubuh Anda yang memfasilitasi setiap gerakan.
Untuk mempermudah penyesuaian, berikut panduan praktis berdasarkan tinggi badan. Jika tinggi Anda berkisar 165 cm hingga 180 cm, meja dengan tinggi 85 cm hingga 90 cm umumnya sudah sangat sesuai. Tinggi ini memungkinkan Anda memotong dan mengaduk tanpa banyak tekanan. Bagi yang memiliki tinggi badan sekitar 145 cm, meja setinggi 75 cm hingga 80 cm akan lebih nyaman. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengangkat bahu secara berlebihan atau berjinjit, yang justru menyebabkan pegal cepat.
Baca Juga: Rempah Sejuta Manfaat! Ini Alasan Mengapa Merica Hitam Wajib Ada di Dapur Anda
Rumus sederhana dan lebih presisi untuk menghitungnya adalah dengan mengukur tinggi siku Anda saat berdiri tegak. Setelah mendapat angka tersebut, kurangi sekitar 10-15 cm. Hasil akhirnya adalah estimasi tinggi meja dapur yang ergonomis untuk Anda. Mengapa dikurangi? Karena pada ketinggian itu, pergelangan tangan Anda berada dalam posisi netral dan paling nyaman untuk tugas seperti mengulek atau memotong bahan.
Faktor tambahan adalah jenis kegiatan. Area cuci piring (wastafel) sebaiknya dibuat 5-10 cm lebih tinggi dari meja persiapan (untuk memotong). Alasan utamanya, dasar bak cuci memaksa Anda membungkuk lebih dalam. Dengan meninggikannya sedikit, punggung Anda tetap lurus. Sebaliknya, area kompor bisa dibuat 5-10 cm lebih rendah dari meja utama agar Anda dapat melihat isi panci dengan jelas dan mengaduk lebih bebas.
Baca Juga: 3 Tanaman Herbal Dapur Ini Terbukti Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh secara Alami
Dengan menyesuaikan meja dapur yang tinggi, Anda tidak hanya membangun dapur, tetapi merancang pengalaman memasak yang bebas dari stres dan nyeri. Langkah kecil ini akan memberikan perbedaan besar. Anda akan menghabiskan waktu lebih lama di dapur dengan senang hati, karena tubuh Anda didukung, bukan dikontrakan. Jadi, ambil pengukur, ukur tinggi badan dan posisi siku Anda, dan wujudkan dapur ideal yang benar-benar disesuaikan untuk Anda
Artikel ini ditulis oleh Dita Amelia Ningsih Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian