Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Emak-Emak Harus Tahu! Ini Cara Mengolah Sisa Minyak Goreng agar Tidak Mencemari Lingkungan

Internship Radar Kediri • Jumat, 17 Oktober 2025 | 13:06 WIB
Minyak Goreng Bekas dapat Diolah agar Tidak Mencemari Lingkungan
Minyak Goreng Bekas dapat Diolah agar Tidak Mencemari Lingkungan

JP RADAR KEDIRI - Banyak orang masih membuang sisa minyak goreng bekas. Sisa masakan itu biasanya dibuang ke saluran air atau halaman rumah. Padahal minyak bekas itu punya dampak luar biasa terhadap lingkungan.

Artikel Here’s a better way to dispose of used cooking oil di National Geographic menyebutkan, minyak dan lemak yang dibuang ke saluran pembuangan atau toilet bisa menyumbat pipa. Membentuk fatbergs, dan menyebabkan kerusakan sistem saluran pipa.

Ketika minyak masuk ke perairan, ia membentuk lapisan tipis di permukaan air. Itu yang kemudian menghambat pertukaran oksigen, sehingga organisme air sulit bernapas.

Baca Juga: Stop Buang Minyak Goreng! Ini Cara Membersihkannya agar Bisa Dipakai Lagi

Selain itu, minyak goreng bekas juga sulit terurai secara alami. Dalam jangka panjang, limbah minyak bisa berubah menjadi sumber pencemar yang merusak kualitas air tanah. Bahkan memicu bau tak sedap di lingkungan sekitar rumah.

Oleh karena itu, penting bagi setiap rumah tangga untuk mulai mengolah sisa minyak goreng dengan bijak agar tidak menambah beban pencemaran. Berikut beberapa cara mudah dan aman yang bisa dilakukan di rumah:

1. Dinginkan dan Saring Minyak Bekas

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyaring minyak setelah digunakan. Biarkan minyak dingin terlebih dahulu agar aman dipegang, lalu gunakan tisu dapur tebal, kain katun bersih, atau saringan halus untuk memisahkan kotoran, remah makanan, dan sisa bumbu.

Baca Juga: Begini Cara yang Benar Menggendong dan Mengendalikan Kucing, Menurut Dokter Hewan

Minyak yang sudah disaring bisa disimpan dalam wadah tertutup dan digunakan kembali untuk penggorengan ringan seperti menumis sayur atau menggoreng tempe tipis. Hindari penggunaan berulang lebih dari dua hingga tiga kali, karena kualitas minyak akan menurun dan bisa membahayakan kesehatan.

2. Manfaatkan untuk Membuat Lilin atau Sabun

Minyak goreng bekas yang sudah benar-benar tidak layak konsumsi masih bisa diolah menjadi produk rumah tangga, seperti lilin atau sabun. Untuk sabun, minyak bekas disaring terlebih dahulu, kemudian dicampur dengan larutan soda api (NaOH) dan air dengan perbandingan tertentu. Campuran ini akan mengalami proses saponifikasi yang menghasilkan sabun cuci alami yang aman untuk membersihkan perabot dapur. 

Sementara itu, jika ingin membuat lilin aromaterapi, minyak bekas bisa dicampur dengan lilin parafin atau lilin lebah, kemudian ditambah esensial oil agar wangi. Cara ini termasuk bentuk upcycling yang kreatif, sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga.

Baca Juga: Ini 8 Langkah Praktis Membuat Kebun Mini di Rumah

3. Jangan Pernah Dibuang ke Wastafel atau Tanah

Kebiasaan membuang minyak goreng ke wastafel atau halaman rumah tampak sepele, tapi sebenarnya berbahaya. Minyak akan menempel di pipa, menggumpal, dan lama-kelamaan menyebabkan saluran air tersumbat.

Lebih buruk lagi, minyak yang meresap ke tanah bisa menurunkan kualitas air tanah dan membuat mikroorganisme tanah mati karena kekurangan oksigen. Sebagai alternatif, tuang minyak bekas ke wadah tertutup (misalnya botol plastik bekas saus atau air mineral), lalu buang bersama sampah residu — bukan ke saluran air.

4. Kumpulkan untuk Disetor ke Bank Minyak Jelantah

Beberapa kota di Indonesia kini memiliki program bank minyak jelantah, yang mengumpulkan minyak bekas untuk diolah menjadi biodiesel atau bahan baku industri. Program ini tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga: Tips Belajar Hidup Realistis ala Gen Z

Kamu bisa menyimpan minyak bekas dalam botol besar, lalu menyerahkannya ke pihak pengepul atau lembaga pengelola minyak jelantah di wilayahmu. Dengan begitu, limbah yang tadinya berbahaya bisa diubah menjadi energi terbarukan yang berguna bagi banyak orang.

5. Ubah Menjadi Pelumas atau Pembersih Alat

Selain dijadikan sabun atau lilin, minyak bekas yang sudah disaring juga bisa dimanfaatkan sebagai pelumas sederhana untuk engsel pintu, rantai sepeda, atau alat-alat logam.

Beberapa orang juga menggunakannya untuk membersihkan noda membandel pada alat pertukangan atau bagian mesin, karena sifat minyak yang mampu melunakkan karat ringan dan kotoran menempel.

Baca Juga: 7 Barang Rumah Tangga Ini Perlu Diganti Rutin agar Tetap Higienis

Tips Tambahan

Mengolah sisa minyak goreng bukan hanya soal kebersihan dapur, tapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan langkah sederhana seperti menyaring, menyimpan, dan menyerahkan minyak bekas ke tempat pengelolaan, kita bisa membantu mengurangi pencemaran air dan tanah.

Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten di rumah akan membawa dampak besar bagi bumi. Jadi, sebelum kamu membuang minyak bekas ke wastafel, pikirkan kembali — karena dari dapur pun, kamu bisa ikut menjaga kelestarian lingkungan.

Artikel ini Ditulis Oleh Redinta Rachma Ayshafa, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#saluran air #halaman rumah #soda api #limbah minyak #pelumas #saluran pembuangan #Minyak Goreng Bekas #Wastafel #minyak goreng #emak-emak #lilin aromaterapi