Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Prewed di Gunung Kelud, Pasangan Ini Jadi Sorotan karena Berani Uji Nyali di Ketinggian

Internship Radar Kediri • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 00:20 WIB
Sepasang Kekasih Prewed di Gunung Kelud
Sepasang Kekasih Prewed di Gunung Kelud

JP RADAR KEDIRI-Pemandangan Gunung Kelud yang megah di Kediri kembali jadi latar favorit foto pra-pernikahan. Kali ini, unggahan akun Instagram @kediri.media memperlihatkan sepasang calon pengantin berpose mesra di tebing dengan latar kawah dan lembah hijau Gunung Kelud. Dalam foto tersebut, sang perempuan tampak anggun mengenakan gaun putih dan hijab senada, sambil memegang buket bunga. Sementara sang pria mengenakan kemeja putih dan celana krem, memeluk pasangannya dengan lembut.

Unggahan yang disertai keterangan “definisi prewed sambil uji nyali” itu sontak menarik perhatian warganet. Banyak yang memuji keberanian pasangan tersebut karena lokasi pengambilan gambar berada di area ketinggian dengan kontur medan yang curam. “Iso isone ngece lembu suro dengan pd nya," tulis salah satu warganet di kolom komentar. Ungkapan ini merujuk pada legenda Lembu Suro sosok berkepala lembu yang terkenal dalam mitologi masyarakat Kediri.

Konon, Lembu Suro adalah pelamar Dewi Kilisuci, putri cantik Kerajaan Kediri, yang harus menyelesaikan sayembara membuat sumur di puncak Gunung Kelud dalam semalam.Sayangnya, ia ditipu dengan suara ayam jantan palsu menjelang subuh, sehingga gagal menyelesaikan tantangan dan akhirnya tidak jadi menikah dengan sang dewi. Warganet itu seolah menyindir, Lembu Suro yang perkasa saja gagal dan batal menikah di gunung ini, eh pasangan pengantin ini malah dengan percaya diri penuh sukses menggelar sesi foto pranikah di lokasi yang sama. Sebuah ironi yang cukup menggelitik mengingat Gunung Kelud justru menjadi saksi kegagalan cinta Lembu Suro.

"Untung gak ceblok," sahut warganet lainnya dengan nada setengah bercanda, setengah khawatir. Komentar ini muncul karena posisi pemotretan yang memang terbilang berisiko tinggi di kawasan yang masih menyimpan cerita mistis tersebut.

Gunung Kelud, Destinasi Gunung Aktif yang Tak Pernah Sepi Pengunjung

Kendati berstatus gunung berapi dengan tingkat aktivitas tinggi, Gunung Kelud di wilayah Kabupaten Kediri tidak pernah kehilangan daya tariknya sebagai tujuan wisata alam. Berdiri dengan ketinggian mencapai 1.731 meter di atas permukaan laut, kawasan ini menghadirkan pemandangan kawah yang memukau, hawa pegunungan yang menyegarkan, serta rute menantang yang menjadi favorit para petualang.

Yang menarik, aktivitas pariwisata di lokasi ini justru tetap bergairah meski telah mengalami letusan dahsyat pada 2014 silam. Pemberitaan ANTARA News Jawa Timur dalam artikel bertajuk "Pemkab Kediri Kembangkan Wisata Pendukung Gunung Kelud" mengungkapkan bahwa kondisi gunung yang masih aktif sama sekali tidak mengurangi antusiasme pelancong, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Pemerintah setempat malah konsisten merancang ragam paket wisata inovatif, mulai dari petualangan offroad, trek pendakian ramah pemula, hingga program agrowisata yang melibatkan komunitas lokal.

Sementara itu, liputan Detik News dengan judul "Obyek Wisata Kabupaten Kediri Kebanjiran Pengunjung Selama Libur Lebaran" yang terbit pada 2019 mencatat fenomena luar biasa: Gunung Kelud sanggup menyedot lebih dari 5.000 orang pengunjung setiap harinya pada periode libur panjang. Jalur pendakian yang terjal dan suhu dingin khas dataran tinggi menjadi tantangan khusus bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi panorama dari pos pengamatan atau berfoto di sisi tebing.

Tips Aman untuk Prewed di Gunung Kelud 

Berikut beberapa panduan praktis bagi calon pengantin yang ingin melakukan prewed di kawasan gunung aktif seperti Kelud:

  1. Pantau Status Aktivitas Vulkanik dan Prediksi Iklim pasangan yang berencana menggelar sesi foto pranikah perlu mengakses portal Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau platform Magma Indonesia untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung. Selain itu, wajib memantau proyeksi cuaca melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
  2. Persiapan Busana dan Alas Kaki Tepat kenakan sepatu dengan daya cengkeram kuat yang mampu menahan medan berbatu dan licin. Untuk busana pengantin wanita, hindari model gaun dengan ekor panjang yang berisiko tersangkut atau menghambat mobilitas di area terjal.
  3. Kelengkapan Darurat Wajib Dibawa tim pemotretan harus menyiapkan logistik pendukung seperti botol minum, mantel anti-air, serta selimut atau jaket tebal. Seluruh anggota rombongan perlu memahami rute pendakian dan mengenali zona-zona aman di lokasi.
  4. Hormati Zona Terlarang jaga jarak aman dari bibir kawah dan tidak melampaui batas area yang telah ditentukan pengelola. Apabila muncul indikator bahaya, segera tinggalkan lokasi menuju titik evakuasi terdekat.
  5. Terapkan Prinsip Konservasi Lingkungan seluruh material pemotretan mulai dari kemasan, rangkaian bunga, hingga properti dekorasi wajib dibawa turun kembali. Jangan meninggalkan jejak kerusakan atau limbah apa pun di kawasan yang dikunjungi.

Gunung Kelud tak hanya menarik bagi pasangan pengantin, tetapi juga menjadi tujuan rekreasi ideal untuk keluarga. Infrastruktur jalan beraspal memungkinkan kendaraan bermotor mencapai zona parkir di bawah kawah. Pengunjung kemudian melanjutkan perjalanan melalui deretan tangga menuju pos pengamatan di ketinggian. Bagi penikmat fenomena alam, kawasan ini menghadirkan panorama fajar yang memesona. Pada periode-periode tertentu, lapisan kabut halus menyelubungi puncak, menciptakan suasana sinematik yang memukau.

Di luar keindahan bentang alam, tersedia pula zona bersantap dan sudut-sudut instagramable yang dikelola komunitas lokal. Wisatawan dapat menyantap jagung panggang yang masih mengepul sembari merasakan kesegaran udara khas dataran tinggi.

Gunung Kelud menegaskan bahwa Kabupaten Kediri menyimpan daya tarik wisata setara dengan destinasi populer lainnya di wilayah Jawa Timur. Bagi pasangan yang menginginkan hasil pemotretan pranikah berbeda memadukan nuansa kasih sayang dengan elemen petualangan lokasi ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan utama. Namun perlu digaris bawahi setiap keagungan alam menuntut kesadaran penuh dari pengunjung. Rasakan pengalaman dengan penuh kehati-hatian, dokumentasikan momen dengan mematuhi protokol keselamatan, dan pastikan kepulangan dalam kondisi prima.

Artikel ini ditulis oleh Annisa Aulia Mujiono Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya-Magang Jawa Pos Radar Kediri 

Editor : Jauhar Yohanis
#prewed #gunung #Lembusura #kelud #pasangan