Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengenal Mangrove, Pohon Sederhana yang Diam-Diam Tahan Tsunami dan Sedot Karbon!

Internship Radar Kediri • Sabtu, 19 Juli 2025 | 04:40 WIB

Ilustrasi gambar hutan mangrove
Ilustrasi gambar hutan mangrove

JP Radar Kediri - Kalau kamu sering ke pantai, pasti pernah lihat pohon bakau tumbuh rapat di sepanjang pesisir. Banyak yang mengira pohon ini hanya tanaman biasa.

Padahal, pohon mangrove adalah pertahanan alami yang melindungi pesisir dari ombak, menjadi tempat ikan-ikan kecil, bahkan menjadi pahlawan dalam melawan pemanasan global. Yuk kita kulik lebih dalam kenapa mangrove penting banget untuk bumi kita!

Mangrove Tameng Super Kuat di Pesisir
Akar mangrove yang menjuntai ke air bukan cuma keren dilihat, tapi punya fungsi luar biasa yaitu menahan ombak, badai, mencegah abrasi, dan dapat meredam tsunami. Indonesia punya 3,4 juta hektar mangrove dan itu menandakan bahwa kita punya mangrove terbesar di dunia!

Gudang Karbon Raksasa
Mangrove juga dikenal sebagai “penyimpan karbon biru”. Artinya, mereka menyerap karbon dioksida (CO₂) lebih banyak dibanding hutan biasa. Dan 1 hektar mangrove dapat menyimpan 3 sampai 5 kali lebih banyak karbon dibandingkan dengan hutan hujan tropis!.

Baca Juga: Belibur ke Kawasan Hutan Lindung Mangrove BSD Bontang, Ini yang Bikin Asyik

Kalau mangrove rusak, karbon yang disimpan bisa lepas ke udara, dan membuat bumi makin panas. Jadi menjaga mangrove sama dengan ikut dalam melawan perubahan iklim.

Rumah Aman untuk Hewan Laut
Mangrove bukan cuma pelindung daratan, tapi juga jadi “daycare” bagi ikan, kepiting, udang, bahkan burung-burung air.

Banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya karena ikan-ikan kecil tumbuh besar di akar mangrove. Jadi kalau mangrove hilang, sumber penghasilan mereka ikut terancam.

Ancaman untuk Mangrove
Sayangnya, setiap tahu Indonesia mengalami penurunan jumlah hutan mangrove dikarenakan beberapa faktor mulai dari pembukaan tambak udang, sampah plastik dan limbah yang merusak akar, dan penebangan liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Di Jayapura, Papua, perempuan adat berjuang melindungi hutan mangrove yang makin rusak karena limbah industri dan sampah.

Baca Juga: Tunjukan Komitmen Terhadap Kelestarian Lingkungan, Yamaha Motor Group Kembali Tanam Ratusan Ribu Mangrove di Indonesia

Upaya Selamatkan Mangrove
Pemerintah menargetkan rehabilitasi 600.000 hektar mangrove sampai tahun 2024.
Di Jawa Tengah, ada Ibu Pasijah yang sudah menanam ribuan mangrove demi melindungi desanya dari banjir rob.
Bali punya Mangrove Care Forum yang mengajak wisatawan menanam mangrove sambil liburan.

Mangrove bukan sekadar pohon bakau yang tumbuh di pinggir laut. Ia adalah benteng alami yang diam-diam bekerja keras melindungi kita dari abrasi, badai, hingga perubahan iklim.

Selain itu, akar-akar mangrove jadi rumah nyaman bagi ribuan spesies laut, yang pada akhirnya juga jadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat pesisir.

Jadi, mulai sekarang mari kita ikut menjaga. Caranya Gampang mulai dengan buang sampah pada tempatnya, dukung program penghijauan mangrove, karena menjaga mangrove berarti menjaga masa depan bumi!

Author: Muhammad Rafli Wicaksono

PSDKU Politekbik Negeri Malang di Kota Kediri

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#karbon #pesisir #mangrove #perisai #tsunami #pantai