Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Keramas Terlalu Sering Bisa Merusak Rambut, Ini Jadwal Ideal Berdasarkan Tipe Rambut

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 5 Juni 2025 | 05:32 WIB
Ilustrasi Keramas
Ilustrasi Keramas

JP Radar Kediri - Bagi sebagian orang, keramas setiap hari adalah rutinitas wajib. Terutama bagi yang merasa kulit kepala mudah berminyak atau gerah saat cuaca panas.

Namun, pakar kesehatan rambut mengingatkan bahwa terlalu sering mencuci rambut bisa berdampak buruk.

Keramas terlalu sering justru bisa menghilangkan minyak alami rambut yang berfungsi menjaga kelembapan dan kekuatan helai rambut. Akibatnya, rambut bisa menjadi lebih rapuh, kering, dan mudah patah.

Ternyata, waktu ideal keramas sangat bergantung pada tipe rambut masing-masing orang. Tidak semua rambut butuh dicuci setiap hari.

Berikut panduannya:

Bagi yang memiliki tipe rambut ini, keramas selang sehari adalah pilihan terbaik, misalnya pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Hal ini karena kulit kepala cenderung memproduksi sebum lebih cepat, sehingga rambut mudah tampak lepek dan terasa lengket jika tidak rutin dibersihkan.

Rambut tipis cukup dicuci setiap dua hingga tiga hari sekali. Tipe rambut ini memang mudah kehilangan volume, tetapi jika terlalu sering keramas, kelembapan alaminya bisa ikut hilang, membuat helaian rambut menjadi kering dan rapuh.

Cukup keramas satu sampai dua kali dalam seminggu. Karena bentuknya yang melengkung, minyak alami dari kulit kepala sulit tersebar merata, membuat rambut keriting cenderung lebih kering. Terlalu sering mencuci hanya akan memperparah kondisi tersebut.

Idealnya, keramas dilakukan setiap tiga sampai empat hari sekali. Memberikan jeda antar pencucian memberi kesempatan bagi minyak alami untuk meresap ke helaian rambut, membantu mengurangi kekeringan dan mencegah kerusakan.

Keramas tiga hingga empat hari sekali sudah cukup. Jenis rambut ini biasanya tidak cepat berminyak karena kemampuannya dalam menyerap sebum cenderung lebih lambat, sehingga tetap terasa segar meski tidak dicuci setiap hari.

Untuk tipe rambut yang sangat padat dan ikal ini, cukup mencuci rambut seminggu sekali. Rambut ikal ketat cenderung sangat kering, sehingga perlu perhatian ekstra agar kelembapan alaminya tidak hilang dan rambut tetap sehat.

Selain jadwal keramas, perawatan sehari-hari juga penting. Gunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut. Setelah keramas, pakai kondisioner agar rambut tetap lembut dan tidak kusut.

Air hangat boleh digunakan saat keramas, tetapi hindari suhu yang terlalu panas karena bisa merusak kutikula rambut. Hindari menggosoknya terlalu keras agar tidak merusak struktur rambut. 

Jika memungkinkan, biarkan rambut kering secara alami tanpa menggunakan hair dryer supaya kelembapannya tetap terjaga.Keramas memang penting, tetapi terlalu sering bisa berdampak negatif bagi kesehatan rambut. 

Kenali tipe rambut dan atur jadwal mencuci yang sesuai, gunakan produk perawatan yang tepat dan lakukan pengeringan rambut dengan cara yang lembut. Rambut sehat tidak selalu berasal dari sering dicuci, melainkan dari cara perawatan yang bijak.

Penulis : Asyfa Maulidina

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#perawatan rambut