JP Radar Kediri - Dalam dunia parfum, ada banyak istilah yang mungkin terdengar asing bagi pemula. Salah satunya adalah maserasi.
Istilah ini sering muncul dalam pembahasan parfum handmade, parfum niche, atau bahkan hasil decant dan dupe dari parfum ternama.
Lalu, sebenarnya apa itu maserasi parfum dan apakah proses ini wajib dilakukan setelah membeli parfum?
Baca Juga: Gagal Turunkan Perut Buncit? Cek Dulu, Mungkin Kamu Masih Lakukan Ini
Maserasi parfum adalah proses di mana parfum didiamkan terlebih dahulu setelah diproduksi atau dibeli, agar komposisi aromanya bisa menyatu dan berkembang dengan lebih baik.
Biasanya, parfum disimpan dalam kondisi tertutup rapat, dijauhkan dari cahaya matahari, serta ditempatkan di ruangan yang sejuk dan kering.
Tujuan dari maserasi adalah untuk membantu aroma parfum “matang” secara sempurna, mengurangi aroma alkohol yang mungkin masih terasa menyengat, serta memberikan waktu bagi lapisan-lapisan aroma, seperti top notes, middle notes, dan base notes, untuk berpadu secara harmonis.
Baca Juga: Macam-Macam Ular yang Hidup dan Berkembang di Daerah Khatulistiwa, Apa Saja?
Beberapa parfum, terutama yang baru diracik atau berasal dari produksi lokal dan handmade, cenderung belum stabil saat pertama kali digunakan.
Aromanya bisa terasa tajam, belum menyatu, atau bahkan cepat menghilang. Dalam kasus seperti ini, maserasi dapat sangat membantu untuk memunculkan karakter aroma yang lebih lembut, seimbang, dan sesuai dengan wangi aslinya.
Namun, tidak semua parfum membutuhkan proses ini. Parfum dari brand-brand besar yang sudah matang secara produksi dan telah melalui penyimpanan dalam jangka waktu tertentu biasanya tidak memerlukan maserasi tambahan.
Baca Juga: Toyota Camry HEV 2025, Mobil Hybrid Mewah yang Bikin Semua Pesaing Minder! Ini Review dan Harganya!
Jika saat pertama kali disemprotkan parfum sudah menunjukkan aroma yang stabil, lembut, dan sesuai harapan, maka maserasi tidak lagi menjadi keharusan.
Jadi, apakah maserasi parfum wajib dilakukan? Jawabannya bergantung pada jenis parfum yang Anda miliki dan bagaimana kondisi aromanya saat pertama kali digunakan.
Jika aroma parfum masih terasa mentah atau belum seimbang, memberikan waktu beberapa minggu untuk maserasi bisa menjadi pilihan bijak.
Baca Juga: Soft Boy vs Bad Boy! Siapa yang Lebih Menang di Hati Cewek Zaman Sekarang?
Namun jika aromanya sudah memuaskan sejak awal, Anda bisa langsung menggunakannya tanpa perlu menunggu.
Maserasi bukanlah proses yang rumit atau mutlak wajib. Namun bagi pencinta parfum yang ingin mendapatkan performa dan kualitas aroma terbaik dari parfum mereka, memahami dan menerapkan proses ini bisa menjadi langkah yang bermanfaat.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira