JP Radar Kediri- Menjadi salah satu perajin batik di Kediri, Batik Suminar membuat inovasi baru berupa mukena.
Mukena dengan motif batik bertujuan mengenalkan dan melestarikan batik asli kediri.
Mukena batik milik Suminar, berbeda dengan mukena batik pada umumnya. Yang membedakan, untuk mukena milik Suminar memang didesain secara kusus. Tidak hanya pola mukena, namun juga motifnya.
Motif pada mukena ini disesuaikan dengan ukuran mukena. Dengan demikian ketika dijahit, motif bunga nantinya tidak terputus.
Umumnya, mukena batik menggunakan batik utuh. Sehingga ketika proses menjahit, ada motif batik yang terpotong. “Pola mukena bagian atas dan bawah didesain sacara berbeda,” terang Suminar.
Untuk membuat satu mukena membutuhkan kain dengan panjang dua meter. Bagian atasan mukena, pola bunganya dibentuk secara melingkar. Sedangkan untuk bagian bawah, pola bunganya dibuat lurus sejajar.
Suminar memberi nama motif tersebut dengan Bunga Kumala Arum. Nama tersebut diambil dari putri pertamanya, yang bernama Arum Yusia Eka Kumala yang memiliki arti bunga yang wangi.
Sedangkan untuk dasar kain ada dua motif. Motif titik dan remekan. Untuk motif titik memiliki dua warna, hijau dan merah mudah.
“Dengan model seperti ini, selain digunakan sebagai mukena juga bisa untuk blus,” ungkap Suminar.
Selain memiliki bentuk yang indah, mukena ini nyaman ketika dikenakan. Karena terbuat dari kain santung dan kain katun.
Kain santung lebih lentur dari pada kain katun. Namun keduanya sama-sama dingin ketika dikenakan
Editor : Jauhar Yohanis