Pernah lihat hewan mirip kadal tapi ukurannya besar dan warnanya ngejreng banget? Bisa jadi itu adalah iguana hias, salah satu reptil yang kini makin banyak digemari para pecinta hewan eksotis.
Dengan tampilan yang unik dan gaya elegan, iguana bukan cuma jadi pajangan, tapi juga bisa jadi sahabat setia kalau sudah jinak.
Iguana Hias Apakah dari Perburuan?
Berbeda dengan iguana liar yang biasa hidup di hutan, iguana hias adalah iguana yang dipelihara secara khusus, sering kali hasil dari proses pembiakan selektif. Hasilnya? Warna-warna yang mencolok dan langka seperti merah menyala, biru elektrik, bahkan albino yang super langka.
Jenis paling populer tentu saja green iguana atau iguana hijau. Tapi kalau kamu ingin tampil beda, ada juga red iguana, blue iguana, hingga albino iguana yang tampilannya benar-benar mencuri perhatian. Perlu diingat, semakin unik warnanya, biasanya semakin mahal pula harganya.
Cara Merawat Iguana Hias
Meski tampilannya menggoda, merawat iguana butuh komitmen dan perhatian ekstra. Berikut beberapa hal penting yang perlu kamu siapkan:
- Kandang luas dan bersih: Iguana butuh ruang gerak yang cukup.
- Suhu stabil & pencahayaan UVB: Cahaya UVB sangat penting untuk mencegah pengeroposan tulang.
- Makanan vegetarian: Iguana adalah herbivora sejati. Mereka senang makan daun-daunan seperti kangkung, sawi, selada, serta buah-buahan. Jangan beri daging atau serangga karena bisa merusak sistem pencernaannya.
Proses Penjinakan dan Karakter Unik
Salah satu hal yang bikin iguana menarik adalah kemungkinan untuk dijinakkan. Kalau kamu merawatnya dari kecil dan konsisten memberi perhatian, iguana bisa jadi peliharaan yang santai dan mudah diajak interaksi—bahkan bisa duduk manis di bahumu sambil kamu foto-foto!
Setiap iguana juga punya karakteristik berbeda. Ada yang kalem dan cuek, ada juga yang mudah ngambek. Justru inilah yang bikin mereka menarik—karena mereka bukan sekadar peliharaan, tapi punya “kepribadian” yang bikin kamu makin sayang.
Peliharaan Jangka Panjang
Satu hal yang wajib kamu tahu, iguana bukan peliharaan iseng-iseng. Mereka bisa hidup hingga 20 tahun lebih. Jadi kalau kamu memutuskan untuk memelihara, pastikan kamu siap secara mental dan finansial.(***)
Editor : Jauhar Yohanis