Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ketahui Mengapa Sleep Paralysis Bisa Terjadi Pada Seseorang dan Cara Mengatasinya

Redaksi Radar Kediri • Senin, 14 April 2025 | 04:30 WIB

Ilustrasi Sleep Paralysis
Ilustrasi Sleep Paralysis

JP Radar Kediri - Sleep paralysis atau biasa dikenal sebagai ketindihan adalah kondisi di mana seseorang merasa sadar tetapi tidak bisa bergerak atau berbicara saat bangun tidur atau menjelang tidur.

Fenomena ini sering kali disertai dengan halusinasi yang menakutkan, seperti melihat sosok bayangan atau merasakan tekanan di dada.

Meskipun tidak berbahaya, sleep paralysis bisa menjadi pengalaman yang sangat mengganggu.

Sleep paralysis terjadi ketika tubuh belum sepenuhnya keluar dari fase tidur Rapid Eye Movement (REM), tetapi otak sudah sadar.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami sleep paralysis antara lain karena kurang tidur, stres, bahkan kafein.

Jika mengalami sleep paralysis, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya.

Hal itu seperti menjaga ketenangan diri. Jangan sampai panik saat merasa ketindihan dan usahakan untuk perlahan menggerakkan anggota badan. Namun, jika sleep paralysis begitu mengganggu aktivitas, bisa dikonsultasikan ke profesional untuk ditangani lebih lanjut.

Sleep paralysis memang bisa terasa menakutkan, tetapi dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, pengalaman ini bisa dikendalikan dengan lebih baik.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#ketindihan #Sleep