JP Radar Kediri – Teh dan kopi merupakan salah satu jenis minuman yang sering diminum oleh masyarakat Indonesia.
Biasanya teh dan kopi dijadikan teman bersantai di pagi hari. Namun beberapa orang mungkin akan menghindari teh dan kopi karena masalah kesehatan tertentu.
Lantas anntara kopi dan teh manakah yang lebih sehat?
Kopi dan teh merupakan jenis minuman yang mengandung kafein. Para peneliti mengungkapkan bahwa mengkonsumsi kafein dalam jumlah sedang secara teratur dapat menurunkan resiko terkena multimorbiditas kardiometabolik.
Mengkonsumsi kafein dalam jumlah yang telah ditentukan-sekitar 200 mg kafein atau setara dengan 2 cangkir per hari-dapat menyebabkan resiko yang lebih rendah terkena multimorbiditas kardiometabolik.
Multimorbiditas kardiometabolik, atau CM, adalah penggabungan setidaknya dua penyakit kardiometabolik, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2.
Manfaat Kopi
Kopi mengandung kafein lebih tinggi dari pada teh. Kandungan kafein dalam kopi sekitar 80-100 mg per cangkir.
Hal ini dapat memberikan energi bagi tubuh namun juga bisa menyebabkan gelisah atau imsomnia jika berlebihan.
Kopi juga kaya akan antioksidan yang membantu melawan peradangan, menurunkan resiko diabetes 2, parkinson, dan penyakit hati.
Namun kopi lebih berisiko mengurangi kepadatan tulang. Selain itu, kopi juga bisa memicu asam lambung, dan insomnia jika diminum terlalu banyak.
Manfaat Teh
Teh mengandung kafein lebih rendah dari pada teh. Kandungan kafein dalam teh sekitar 20-60 mg per cangkir tergantung jenisnya.
Teh mengandung EGCG (epigallocatechin gallete) yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes jika diminum secara teratur.
Selain itu minum teh secara teratur juga memiliki kepadatan tuang sehingga dapat dapat mengurangi resiko pengeroposan pada tulang.
Namun, kandungan tannin dalam teh bisa mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh. Selain itu kandungan teoflin, juga dapat membuat efek dehidrasi yang bisa menyebabkan konstipasi jika teh dikonsumsi berlebihan.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira