KEDIRI, JP Radar Kediri- Mindset cantik selalu identik dengan kulit putih. Tidak heran jika banyak orang rela mengeluarkan uang demi mendapat kulit putih. Mulai dari memakai krim hingga harus menggunakan suntik tanpa pendampingan dokter sebagai ahlinya. Banyak yang ingin mendapatkan kulit putih dengan cara instan.
Cara instan itulah yang kini menjadi masalah. Dengan menggunakan krim pemutih yang tidak sehat, kulit bisa mengkilap seperti marmer. “Sampai pori-porinya tidak ada,” ujar dr Dian Rachmania, pemilik klinik kecantikan di Kota Kediri.
Baca Juga: Resep Menu Viral TikTok Cocok untuk Anak Kost, Nugget Sambal Matah
Karena itu, untuk mendapatkan cantik tidak harus putih. Yang paling penting adalah kulit wajah sehat. Ada banyak perempuan yang kulitnya gelap tapi terlihat eksotik. Jangan sampai, karena ingin terlihat cantik justru membuat kulit menjadi rusak.
Menurut dr Dian, salah satu penyebab rusaknya kulit wajah adalah hilangnya pori-pori itu karena kandungan krim yang tidak sesuai pada kulit wajah. Penyebab hilangnya pori-pori itu adalah mengelupasnya lapisan kulit atas.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Mengapa Kucing selalu Menghilang saat Mati
Menurut Dian, lapisan kulit paling luar adalah lapisan epidermis. Jika itu sudah terkikis maka dampaknya pada kulit wajah adalah saat terkena gesekan seperti panas matahari dan air akan membuat wajah menjadi merah.
“Sebagai konsumen harus cerdas, tidak hanya dilihat dari tanggal kadaluarsa tapi juga komposisi krimnya,” ungkap dr Dian.
Baca Juga: Tips Mengatasi Kulit Belang di Pergelangan Tangan selain Pakai Lotion Pencerah
Minimnya edukasi membuat sebagian besar konsumen tidak memahami kandungan yang ada pada krim wajah. Konsumen biasanya hanya terpengaruh iklan di media sosial, jik krim tersebut merupakan resep dari “dokter”.
Padahal menggunakan krim tersebut tidak membuat kulit menjadi cantik justru sebaliknya. “Kalau ingin cantik seharusnya menggunakan produk yang aman dan sesuai dengan kulit,” ungkap Dian.
Baca Juga: Cegukan Bisa Jadi Tanda Ada yang Rindu Mati-matian? Fakta Ilmiahnya Bikin Kaget!
Agar tetap mendapatkan kulit sehat, dr Dian mengaku tidak bisa hanya mengandalkan produk. Hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu perlu dilakukan perawatan tambahan.
Perawatan dilakukan harus sesuai dengan kondisi kulit konsumen. untuk perawatan harus dengan dokter. Seperti ketika terkena jerawat maka perawatan yang dilakukan adalah chemical peeling.
Untuk wajah flek dapat dibersihkan dengan tindakan laser. Jika untuk wajah dehidrasi, dan muncul kerutan maka dilakukan injeksi skin booster.
Karena itulah, saat perawatan pasti akan ada perhatian khusus untuk pemakaian krim. Pilihlah jenis krim yang cocok sesuai dengan kebutuhan kulit. Karena itu perlu hati-hati membeli produk atau krim secara online.
Baca Juga: Teh Atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat?
Banyak orang yang membeli krim mengalami iritasi. Mereka tidak menyadari bahwa di dalamnya terdapat kandungan kortikosteroid. Kortikosteroid adalah obat yang mengandung hormon steroid. Berguna untuk menambah hormon steroid dalam tubuh. Dan meredakan peradangan atau inflamasi serta menekan kerja sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
“Memang membantu mengurangi iritasi, namun jika digunakan dalam jangka lama akan memiliki efek samping,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian