Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kerja Tiap Hari, Tapi Gaji Nggak Pernah Cukup? Yuk Bedah Masalahnya!

Redaksi Radar Kediri • Jumat, 11 April 2025 | 20:14 WIB
Ilustrasi seseorang sedang menerima gaji
Ilustrasi seseorang sedang menerima gaji

Kediri, JP Radar Kediri - Pernah nggak sih kamu merasa gaji baru masuk, eh… udah habis aja? Mau nabung susah, apalagi buat investasi. Rasanya gaji cuma numpang lewat. Padahal udah kerja keras tiap hari, tapi tetap aja uang kayak nggak bisa “nyantol”. Kalau kamu ngalamin hal ini, tenang—kamu nggak sendiri. Banyak orang juga merasakan hal yang sama. Tapi, kenapa sih ini bisa terjadi? Dan gimana cara mengatasinya?

Kenapa Gaji Nggak Pernah Cukup?

  1. Biaya Hidup Terus Naik

Harga kebutuhan pokok naik, ongkos transportasi naik, makan di luar juga makin mahal. Tapi sayangnya, gaji belum tentu naik secepat itu. Akhirnya, pengeluaran jadi lebih besar dari pemasukan.

  1. Gaya Hidup Tanpa Sadar Naik

Dulu bisa hidup dengan pengeluaran Rp1 juta per bulan, sekarang kok jadi Rp3 juta? Salah satu penyebabnya: lifestyle creep. Ketika penghasilan naik sedikit, pengeluaran ikut naik—misal upgrade HP, nongkrong lebih sering, beli barang yang sebenarnya nggak dibutuhin.

  1. Kurang Perencanaan Keuangan

Tanpa budgeting, uang gaji mudah hilang tanpa jejak. Banyak orang nggak sadar uangnya habis ke mana aja, karena nggak dicatat atau direncanakan dengan jelas.

  1. Cicilan dan Utang

Kalau terlalu banyak nyicil barang atau punya utang konsumtif, gaji akan terus tersedot untuk bayar itu semua, belum lagi bunganya.

  1. Tidak Punya Dana Darurat

Ketika ada hal mendadak seperti sakit atau motor rusak, langsung ambil dari uang bulanan atau bahkan berutang. Akhirnya, uang makin tipis.

Cara Mengatasinya

  1. Bikin Budget Bulanan

Tentukan alokasi gaji kamu tiap bulan: berapa untuk kebutuhan pokok, tabungan, hiburan, dan lainnya. Gunakan rumus sederhana seperti 50-30-20:

  1. Catat Pengeluaran Harian

Gunakan aplikasi keuangan atau catatan manual untuk tahu uangmu ke mana aja. Ini ngebantu banget untuk mengontrol pengeluaran nggak penting.

  1. Prioritaskan Tabungan di Awal

Begitu gaji masuk, langsung sisihkan dulu untuk tabungan, bukan nunggu sisa. Ini disebut “pay yourself first”. Misal, langsung simpan 10-20% dari gaji ke rekening terpisah.

  1. Kurangi Cicilan dan Gaya Hidup Konsumtif

Cicilan boleh, tapi jangan lebih dari 30% penghasilan. Evaluasi juga gaya hidupmu—perlu nggak beli kopi setiap hari atau langganan semua platform streaming?

  1. Cari Tambahan Penghasilan

Kalau udah ngirit maksimal tapi masih nggak cukup, bisa jadi memang gajinya yang kurang. Coba cari side job, freelance, atau jualan online buat nambah pemasukan.

  1. Belajar Finansial Dasar

Nggak perlu langsung jadi ahli investasi. Tapi pelajari hal-hal dasar seperti tabungan darurat, pentingnya asuransi, dan cara memilih instrumen investasi yang cocok.

Penulis : Annin Firnanda, Udinus Kediri

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#gaji #gaji tak cukup