JP Radar Kediri - Mengatur emosi serta mood menjadi kendala beberapa rang dalam kesehariannya. Namun, apabila hal tersebut terlalu sering, waspada bisa saja mengalami bipolar.
Bipolar merupakan salah satu penyakit mental yang mampu menyebabkan perubahan drastis pada suasana hati dalam kegiatan sehari-hari.
Pengidap bipolar dapat berubah drastis kepribadiannya. Dilansir dari Halo Doc, penyakit bipolar tidak bisa sembuh secara penuh. Sewaktu-waktu, bipolar dapat kambuh. Namun, bukan berarti bipolar tidak dapat dikurangi akibatnya.
Perubahan drastis yang terjadi pada pengidap bipolar seringkali disalah pahami mempunyai kepribadian ganda.
Padahal, kepribadian ganda pada seseorang akan membuat dirinya tidak mengingat memori apapun ketika kepribadiannya yang lain mengambil alih tubuh. Sementara, pengidap bipolar tidak begitu. Pengidap bipolar hanya mengalami perubahan mood dan sikap, namun dirinya masih secara utuh tidak terbagi-bagi menjadi beberapa kepribadian dalam satu tubuh.
Bipolar diketahui juga merupakan penyakit turunan yang dibawa oleh gen. Sehingga, apabila dalam keluarga atau orang tua pernah mengalami gejala penyakit bipolar, ada kemungkinan keturunannya mengalami hal yang sama.
Di lain sisi, kepribadian ganda bukanlah penyakit yang diturunkan.
Meskipun beberapa faktor penyebab berbagai penyakit mental cukup mirip, akibat yang dihasilkan tidak selalu sama. Maka dari itu, dalam hal mendiagnosis secara tepat, diperlukan bantuan profesional. Tugas awal yang perlu dilakukan sebelum memutuskan ke profesional adalah mengidentifikasikan gejala yang kira-kira ada pada diri sendiri.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira