JP Radar Kediri – Biasanya kondisi perut yang kenyang dapat mengundang rasa kantuk. Tak jarang orang akan rebahan atau bahkan langsunng tidur setelah makan.
Padahal rebahan atau tidur setelah makan dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan seperti gangguan pencernaan.
Posisi tidur mengakibatkan laju pencernaan menjadi lambat. Selain itu rebahan atau tidur setelah makan memberikan sejumlah dampak negatif lainnya.
Bahaya Rebahan Setelah Makan
Baca Juga: Kulit Ayam Bikin Kanker?! Mitos Lama atau Ancaman Nyata?
1. Gangguan Proses Pencernaan
Posisi tidur mengakibatkan laju pencernaan menjadi lambat. Hal ini dapat menyebabkan nyeri perut atau rasa tidak nyaman yang membuat sulit untuk tidur.
Selain itu rebahan atau tidur setelah makan menyebabkan makanan didalam lambung berbalik arah ke kerongkongan. Hal ini dapat memberikan rasa tidak nyaman dan panas pada kerongkongan hingga rasa mual dan ingin muntah.
2. Berat Badan Naik
Salah satu dampak buruk rebahan atau tidur setelah makan adalah kenaikan berat badan. Hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat membakar kalori dengan maksimal sehingga terjadi penumpukan lemak dapat terjadi.
Apalagi jika yang dikonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak seperti mi instan, makanan manis, dan gorengan.
Maka tidak dapat dipungkiri rebahan atau tidur setelah makan dapat meningkatkan berat badan yang drastis
3. GERD
Bahaya rebahan atau tidur setelah makan selanjutnya adalah dapat meningkatkan resiko penyakit gerd atau asam lambung naik.
Tidur setelah makan dapat menyebabkan tekanan dalam lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung bisa naik ke kerongkongan dan mengakibatkan asam lambung naik.
4. Insomnia
Rebahan atau tidur setelah makan akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut dan membuat And amenjadi sulit untuk tidur.
Apabila kebiasaan ini terus berlanjut maka Anda tidak akan mendapatkan kualitas tidur yang maksimal dan meningkatkan resiko insomnia.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira