JP Radar Kediri – Terapi ikan merupakan salah satu pengobatan alternatif yang memanfaatkan ikan untuk memakan sel-sel kulit mati.
Jenis yang digunakan untuk terapi ikan biasanya adalah Garra rufa yang berasal dari negara Timur Tengah dan Asia Tenggara.
Garra rufa merupakan spesies ikan yang tidak memiliki gigi sehingga minim risiko melikai kulit.
Namun apakah benar terapi ikan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan? Simak artikel berikut untuk mngetahui faktanya.
Manfaat Terapi Ikan
1. Mengangkat Sel Kulit Mati
Salah satu manfaat terapi ikan adalah mengangkat sel kulit mati pada bagian tubuh yang terendam di dalam air.
Saat Anda memasukkan bagian tubuh Anda ke dalam air, ikan akan menyerbu tubuh Anda yang terendam dann memakan sel kulit matinya.
Dengan terangkatny asel kulit mati ini kulit Anda akan terlihat lebih cerah dan mencegah poro-pori tersumbat.
2. Melancarkan Sirkulasi Darah
Merendam kaki di kolam ikan terapi juga bermanfaat melancarkan sirkulasi darah. Ikan ikan terapi akan menyerbu kaki Anda dan menggigit kecil kulit Anda yang terendam air.
Saat ikan menggigit kulit, Anda akan merasakan sensasi menggelitik seperti pijatan-pijatan kecil.
Sensasi pijatan ini sama dengan pijat kaki yang dapat merangsang alairan darah di tubuh Anda sehingga sirulasi darah menjadi lancar.
3. Mengurangi Stress
Saat Anda merendam kaki Anda di dalam kolam ikan terapi Anda akan merasakan sensasi menggelitik seperti pijatan-pijatan kecil.
Saat ikan-ikan terapi memakan sel-sel kulit mati, Anda akan merasakan pijatan kecil yang memberikan efek menenangkan.
Mungkit tidak bertahan lama namun Anda akan merasa lebih rileks dan tenang setelah melakukan terapi ikan.
Risiko Terapi Ikan
1. Infeksi Kulit
Biasanya kolanm yang dipakai untuk terapi ikan digunakan bersama-sama atau bergantian. Gigitan ikan dari satu orang ke orang lain dapat meningkatkan risiko penularan infeksi.
Selain itu jika kolam yang digunakan untuk terapi tidak dikuras dengan rutin, dikhawatirkan akan menjadi tempat penyebaran kuman.
2. Penyakit Menular Melalui Darah
Seringkali orang orang menganggap sama antara ikan Garra rifa dan ikan Chinchin. Padahal keduany asangat jauh berbeda. Chinchin merupakan jenis ikan yang lebih agresig dan gigitannya dapat menimbulkan luka.
Saat melakukan terapi ikan biasanya tanpa sengaja ikan akan bersikap agresif dan gigitannya dapat menimbulkan luka.
Dari luka inilah dikhawatirkan akan menjadi penyebab penularan penyakit melalui darah seperti HIV atau hepatitis B pada orang-orang yang berada di dalam kolam.
3. Eksploitasi Ikan
Terapi ikan juga memiliki risiko berbahaya bagi ikan itu sendiri. Ikan yang digunakan untuk terapi ikan biasanya tidak diberi makan sehingga mereka kelaparan dan memakan makanan yang seharusnya tidak dikonsumsi.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira