JP Radar Kediri -Dunia Ikan tidak bosan untuk diikuti, salah satunya ada jenis ikan yang diberi nama seperti tokoh terkenal dunia yaitu Ikan Genghis Khan sedangkan nama ilmiahnya adalah Pangasius sanitwongsei.
Ikan ini juga dikenal dengan sebutan Hiu Air Tawar dan memiliki dua varian warna, yaitu hitam dan platinum. Dengan ukuran yang dapat mencapai lebih dari 3 meter di alam liar, ikan ini menjadi salah satu predator yang efisien di habitatnya. Namun, dalam penangkaran, ukuran ikan ini biasanya lebih kecil.
Ciri-ciri fisik ikan Genghis Khan sangat mencolok. Tubuhnya yang memanjang dan silindris dilengkapi dengan sirip punggung yang panjang. Warna tubuhnya umumnya perak keabu-abuan dengan kecokelatan di bagian punggung.
Sisik ikan ini kecil dan rata, memberikan permukaan yang halus. Mulutnya lebar dengan gigi kecil yang berfungsi untuk mencabik makanan, sementara sirip ekor yang memanjang memiliki ujung runcing.
Perilaku ikan Genghis Khan juga menarik untuk diperhatikan. Ikan ini dikenal aktif dan penuh energi, sering kali berenang dengan cepat. Sebagai ikan predator, ia memakan ikan kecil dan invertebrata.
Namun, ikan ini cenderung teritorial dan bisa menunjukkan agresivitas terhadap ikan lain, sehingga pemilihan teman satu akuarium harus dilakukan dengan hati-hati.
Kebutuhan habitat ikan Genghis Khan cukup spesifik. Ikan ini memerlukan akuarium yang besar, minimal 1000 liter, untuk dapat bergerak dengan leluasa. Suhu air yang ideal berkisar antara 24-28 derajat Celsius dengan pH antara 6,5-7,5.
Lingkungan pencahayaan yang redup dan kualitas air yang baik sangat penting untuk kesehatan ikan ini.
Dalam hal makanan, ikan Genghis Khan memiliki preferensi yang beragam. Ia dapat diberi makan dengan daging dan ikan hidup seperti cacing darah dan udang kecil, serta makanan beku seperti salmon.
Pelet makanan ikan karnivora dengan kandungan protein tinggi juga sangat dianjurkan. Makanan hidup buatan seperti cacing darah beku juga bisa menjadi pilihan yang baik.
Asal-usul ikan Genghis Khan berasal dari Sungai Mekong di Asia Tenggara, termasuk negara-negara seperti Thailand, Kamboja, dan Laos.
Ikan ini dikenal sebagai ikan migrator yang melakukan perjalanan jauh untuk mencari makanan dan tempat berkembang biak. Menurut IUCN Status ikan Genghis Khan saat ini adalah kritis menurut, menunjukkan bahwa spesies ini terancam punah dan memerlukan perhatian untuk pelestariannya.
Editor : Jauhar Yohanis