Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Musim Kemarau Semakin Dekat, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 16 Maret 2025 | 04:10 WIB

Ilustrasi Musim Kemarau
Ilustrasi Musim Kemarau

JP Radar Kediri - Seperti tahun-tahun sebelumnya, musim kemarau membawa banyak masalah bagi masyarakat, mulai dari pertanian hingga kesehatan.

Akibat fenomena El Nino, yang mempengaruhi cuaca di seluruh dunia, musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih lama daripada tahun sebelumnya. Bahkan di tempat-tempat yang biasanya menerima hujan cukup di tengah musim kemarau, kondisi ini menyebabkan curah hujan yang jauh di bawah normal.

Banyak daerah memiliki pasokan air yang sangat terbatas karena curah hujan yang rendah. Kapasitas air bendungan dan waduk, yang merupakan sumber utama irigasi dan memenuhi kebutuhan rumah tangga, telah menurun drastis.

Musim kemarau ini menghadirkan banyak kesulitan bagi petani. Kekurangan air untuk irigasi mempengaruhi pertumbuhan tanaman, terutama padi, yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia.

Hal ini menurunkan hasil panen dan menambah beban ekonomi bagi petani kecil. Meskipun perubahan ini tidak selalu mudah, beberapa dari mereka beralih ke penanaman tanaman yang lebih tahan kekeringan.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga Sepawon Kabupaten Kediri Kekurangan Air Bersih

Selain itu, risiko kesehatan meningkat selama musim kemarau. Diare dan infeksi kulit adalah contoh penyakit yang berkaitan dengan kebersihan air.

Selain itu, pembakaran hutan dan lahan yang sering terjadi selama musim panas juga menyebabkan penurunan kualitas udara. Kabut asap melanda banyak daerah di Indonesia. Ini mengganggu aktivitas sehari-hari dan berdampak buruk pada kesehatan pernapasan.

Namun, ada upaya yang dilakukan untuk mengatasi tantangan musim kemarau 2025.

Pemerintah dan organisasi masyarakat dapat bekerja sama untuk menyediakan air bersih dan memberikan pendidikan tentang cara menghemat air. Selain itu, petani bisa menggunakan teknologi modern seperti sistem pengumpulan air hujan dan irigasi tetes untuk mengatasi kekeringan.

Upaya-upaya ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dan daya adaptasi masyarakat dapat membawa harapan untuk masa depan yang lebih baik, meskipun musim kemarau dapat menjadi ujian yang sulit.

Baca Juga: Waspada Gelombang Rossby yang Memicu Hujan saat Musim Kemarau

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#2025 #musim kemarau #persiapan #el nino