JP Radar Kediri - Kucing adalah hewan berdarah panas yang hidup di daratan. Ia terkenal tidak suka berdekatan dengan air apalagi sampai mengenai tubuhnya.
Kucing pasti akan otomatis berlari menjauh atau bahkan mungkin mengeong keras untuk menandakan bahwa ia tidak menyukai air yang dipercikkan ke arahnya.
Menurut pendapat kita, mandi diartikan saat tubuh sudah terkena air dan sabun. Itu adalah definisi mandi menurut kita.
Namun, berbeda dengan kucing. Kucing akan mandi saat ia menjilati seluruh bagian tubuh yang bisa di jangkaunya. Bahkan hampir setengah dari waktunya digunakan untuk merawat dirinya.
Pertanyaannya, apakah perlu untuk memandikan kucing? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Karena semua tergantung kepada pemilik kucing masing-masing.
Tidak menutup kemungkinan bahwa ada juga kucing yang tidak bisa memandikan dirinya sendiri karena adanya kondisi tertentu.
Seperti bulunya yang panjang, memiliki kutu, atau mungkin baunya yang sudah tidak sedap. Bersih kotornya kucing sendiri juga turut dipengaruhi oleh lingkungan dimana ia tinggal.
Jika lingkungannya bersih, maka kemungkinan kucing akan beraroma tidak sedap dan memiliki kutu juga menjadi kecil. begitu pula sebaliknya.
Jika kamu berniat untuk memandikan kucing, pastikan untuk menggunakan air hangat. sebab, jika dimandinkan menggunakan air dingin, kucing akan menggigil dan akan mudah terserang masuk angin.
Pastikan juga menggunakan kain atau handuk yang kering untuk mengeringkan bulu kucing. Bisa juga dikeringkan menggunakan hairdryer.
Namun, perlu di garis bawahi, tidak semua kucing suka dengan suara bising yang dihasilkan oleh hairdryer.
Cara paling mudah yang bisa kamu lakukan untuk mengeringkan bulu kucing adalah dengan menjemurnya dibawah terik sinar matahri selama beberapa menit hingga bulu kucing benar-benar kering.
Perhatikan tingkat panas dari sinar matahari. Jika kucing terlalu lama di jemur dibawah sinar matahari yang terik, maka kucing bisa mengalami dehidrasi.
Penulis : Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira