Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

5 Bahaya Bulu Kucing Untuk Kesehatan, Benarkah Dapat Menyebabkan Mandul?

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 11 Maret 2025 | 21:58 WIB
Ilustrasi kucing
Ilustrasi kucing

JP Radar Kediri – Bagi para pecinta kucing, bulu kucing menjadi bagian yang paling disukai dan sering disentuh.

Maka tak jarang, pelihara kucing kerap mencium dan tak jarang lupa melanjutkan aktivitas hingga makan tanpa cuci tangan setelah menyentuh kucing.

Adapun dampak yang ditimulkan dari bulu kucing ternyata beragam. Bahkan dimasyarakat pun muncul spekulasi bahwa bulu kucing dapat menyebabkan mandul.

Namun hal ini mitos ya. Bulu kucing tidak menyebabkan mandul. Namun, Toksoplasmosis yang ditularkan oleh kucing dapat menyebabkan keguguran dan penyakit bawaan atau kecacatan janin.

 Baca Juga: Cara Mudah Agar Kucing Tidak Buang Air Sembarangan, Salah Satunya Menggunakan Serbuk Kopi

Untuk lebih jelasnya, simak 5 bahay bulu kucing untuk Kesehatan :

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis menjadi penyakit yang paling berbahaya akibat bulu kucing.

Pasalnya, parasite Toxoplasma gondii yang terdapat pada feses (kotoran) kucing yang kemudian kucing menjilat bulunya itu dapat menular pada manusia.

Tindakan mengelus bulu kucing yang kemudian tak mencuci tangan, dapat menyebabkan cacat untuk bayi lahir dan rentan mengalami keguguran.

Reaksi Alergi

Bulu kucing sangat kerap dijilat ataupun digaruk oleh kucing itu sendiri.

Maka, salah satu bahaya dari bulu kucing adalah alergi yang muncul karena  disebabkan gejala flu, termasuk di antaranya adalah mata gatal, bersin, pilek, dan peradangan pada sinus.

Selain itu, bulu kucing juga dapat memicu serangan asma. Yang mana bisa timbul akibat menghirup bulu kucing.

Penyakit Cakar Kucing (cat scratch disease)

Penyakit lain yang diakibatkan bulu kucing adalah penyakit cakaran kucing.

Bakteri Bartonella henselae yang ada pada kucing bisa berpindah pada manusia melalui cakaran atau gigitan kucing.

Adapun penularannya dapat melalui menyentuh atau mengelus kucing yang kemudian kamu menyeka mata dengan tangan yang sudah terkontaminasi bakteri.

Kurap

Kurap atau Infeksi jamur kulit juga bisa terjadi akibat bulu kucing. Hal ini biasanya lantaran seseorang membelai kucing dan tidak mencuci tangan setelahnya.

Gejala kurap pada manusia biasanya ditandai dengan benjolan kering dan bersisik dengan tepi kemerahan.

 

Gigitan kutu kucing

Gigitan kutu kucing dapat menimbulkan ruam, terutama pada bagian pergelangan kaki.

Dalam kondisi parah, gigitan kutu bahkan dapat menyebabkan reaksi alergi yang ditandai dengan iritasi, gatal-gatal, hingga timbulnya infeksi kulit.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bahaya bulu kucing bagi kesehatan #mandul #penyakit #kucing #bulu kucing #kesehatan