Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gitar Headless, Tren atau Revolusi dalam Dunia Gitar?

Mohammad Afwan • Senin, 10 Maret 2025 | 21:34 WIB
Gitar Headless yang mulai digandrungi musisi
Gitar Headless yang mulai digandrungi musisi

JP Radar Kediri - Dalam beberapa tahun terakhir, gitar headless semakin populer di kalangan gitaris profesional maupun hobi.

Desain tanpa headstock ini awalnya dianggap sebagai gaya unik, tetapi kini mulai diterima luas berkat keunggulan ergonomis dan fungsionalitasnya.

Namun, apakah gitar headless hanya sekadar tren sesaat atau benar-benar merevolusi dunia gitar? Artikel ini akan membahas sejarah, kelebihan, dan dampak gitar headless terhadap industri musik.

Konsep gitar headless pertama kali dikembangkan oleh Ned Steinberger pada akhir 1970-an. Model pertamanya, Steinberger L2, menjadi terobosan dalam desain gitar modern.

Menghilangkan headstock bertujuan untuk mengurangi bobot, meningkatkan keseimbangan, dan mengoptimalkan sustain.

Seiring waktu, banyak produsen gitar lain seperti Strandberg, Kiesel, dan Ibanez mulai mengadopsi desain ini.

Tanpa headstock, gitar menjadi lebih ringan, membuatnya lebih nyaman untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Dengan distribusi bobot yang lebih merata, gitar headless mengurangi ketegangan pada pundak dan tangan gitaris.

Mekanisme tuning pada gitar headless sering kali lebih stabil karena posisinya yang lebih dekat ke bridge. Beberapa desain headless menawarkan sustain lebih baik karena hilangnya headstock yang dapat menyerap getaran senar.

Ukuran yang lebih ringkas menjadikannya pilihan ideal bagi musisi yang sering bepergian.
Popularitas gitar headless terus meningkat, terutama di genre musik progresif, metal, dan jazz.

Banyak gitaris terkenal seperti Tosin Abasi (Animals as Leaders) dan Plini menggunakan gitar headless untuk mendapatkan fleksibilitas permainan yang lebih luas.

Produsen gitar kini berlomba-lomba menciptakan inovasi baru dengan bahan yang lebih ringan dan teknologi terbaru untuk meningkatkan pengalaman bermain.

Gitar headless bukan sekadar tren sesaat, tetapi merupakan evolusi dalam dunia gitar yang menawarkan banyak manfaat nyata.

Dengan peningkatan ergonomi, stabilitas tuning, dan kemudahan mobilitas, gitar ini menjadi pilihan menarik bagi banyak musisi. Seiring dengan perkembangan teknologi, kemungkinan besar desain gitar headless akan terus berkembang dan semakin diterima dalam berbagai aliran musik.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #gitar headless #jawapos #hobi #gitaris profesional #Gaya Unik