Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

5 Bahasa Paling Sulit di Dunia, Berani Coba Belajar?

Redaksi Radar Kediri • Minggu, 9 Maret 2025 | 04:58 WIB
Ilustrasi Belajar 5 Bahasa Paling Sulit di Dunia
Ilustrasi Belajar 5 Bahasa Paling Sulit di Dunia

JP Radar Kediri - Bahasa adalah kunci komunikasi, tetapi tidak semua bahasa mudah dipelajari. Beberapa bahasa memiliki struktur yang begitu rumit hingga hanya sedikit orang asing yang berhasil menguasainya dengan lancar. Dari sistem tulisan yang unik hingga tata bahasa yang membingungkan, inilah beberapa bahasa yang dianggap paling sulit di dunia.

  1. Mandarin – Ribuan Karakter dan Nada yang Membingungkan

Mandarin adalah bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia, sekitar 920 juta orang. Namun, bagi orang asing, bahasa ini menjadi salah satu yang paling sulit. Mandarin tidak menggunakan alfabet, melainkan lebih dari 50.000 karakter Hanzi.

Meskipun hanya sekitar 3.000–4.000 yang umum digunakan, jumlah ini tetap menakutkan bagi pemula. Selain itu, Mandarin memiliki empat nada utama, di mana kata yang sama bisa berarti berbeda jika diucapkan dengan nada yang salah. Contohnya, kata "mā" (妈) berarti "ibu", sedangkan "mǎ" (马) berarti "kuda". 

  1. Arab – Huruf Berbeda Bentuk dan Tanpa Vokal

Baca Juga: Makan Banyak Saat Sahur Bikin Tahan Lapar Lebih Lama? Mitos atau Fakta?

Bahasa Arab dituturkan oleh lebih dari 310 juta orang, tetapi sangat sulit dipelajari oleh orang yang tidak terbiasa. Huruf Arab berubah bentuk tergantung pada posisinya dalam kata, dan bahasa ini ditulis dari kanan ke kiri.

Selain itu, dalam banyak teks formal, huruf vokal tidak ditulis, sehingga pembaca harus memahami konteks untuk mengetahui cara pengucapan yang benar. Bahasa Arab juga memiliki sistem kata kerja yang lebih bervariasi dibanding bahasa Eropa, yang membuatnya semakin menantang bagi pembelajar asing.

  1. Jepang – Tiga Sistem Tulisan dan Ribuan Karakter

Jepang adalah rumah bagi sekitar 125 juta penutur asli, tetapi bagi orang asing, bahasa ini sangat sulit dipelajari. Jepang menggunakan tiga sistem tulisan, yaitu Hiragana (46 karakter), Katakana (46 karakter), dan Kanji (ribuan karakter) secara bersamaan dalam satu kalimat.

 Tidak seperti bahasa Inggris atau Indonesia, bahasa Jepang sering menempatkan kata kerja di akhir kalimat, yang membuatnya membingungkan bagi pemula. Selain itu, bahasa Jepang memiliki berbagai tingkatan kesopanan berdasarkan status sosial dan hubungan dengan lawan bicara, yang memengaruhi pemilihan kata dan tata bahasa. 

Baca Juga: Inilah Cara Yang Wajib Kamu Coba Supaya Akun Medsosmu Aman Dari Peretasan

  1. Korea – Tata Bahasa yang Rumit dan Honorifik yang Sulit

Bahasa Korea digunakan oleh sekitar 77 juta orang dan memiliki sistem tulisan unik, yaitu Hangeul. Seperti bahasa Jepang, kata kerja dalam bahasa Korea sering ditempatkan di akhir kalimat, sehingga membingungkan bagi penutur bahasa lain.

Selain itu, bahasa Korea memiliki sistem honorifik yang kompleks, di mana ada berbagai cara berbicara tergantung pada tingkat formalitas. Hal ini membuatnya sulit bagi pemula untuk menggunakannya dengan tepat dalam berbagai situasi. Penggunaan honorifik sangat penting dalam budaya yang menekankan hierarki dan kesopanan, seperti Korea dan Jepang.

Dalam bahasa Korea, honorifik lebih kompleks, seperti:

"-님" (nim) untuk menghormati seseorang, misalnya "선생님" (seonsaengnim) untuk guru.

"-시-" (shi) yang disisipkan dalam kata kerja untuk menunjukkan kesopanan, seperti "가십니다" (gasimnida) dibanding "간다" (ganda). 

Baca Juga: Anak Kos Wajib Tahu! 6 Tips Anti Bokek & Bikin Hidup Makin Nyaman di Perantauan

  1. Rusia – Alfabet Kiril dan Tata Bahasa yang Berlapis-lapis

Rusia memiliki lebih dari 258 juta penutur, tetapi bahasanya sulit dikuasai oleh orang asing. Tidak seperti alfabet Latin, bahasa Rusia menggunakan alfabet Kiril yang memiliki huruf yang terlihat mirip tetapi memiliki suara berbeda, seperti Р (dibaca R) dan Н (dibaca N).

 

Selain itu, kata benda dalam bahasa Rusia memiliki enam kasus gramatikal, yang mengubah bentuknya tergantung pada fungsinya dalam kalimat. Hal ini membuat tata bahasa Rusia menjadi tantangan besar bagi pembelajar asing.

Fakta Menarik: Bahasa Apa yang Paling Sulit Dikuasai?

Menurut Foreign Service Institute (FSI) AS, berikut adalah perkiraan waktu yang dibutuhkan bagi penutur bahasa Inggris untuk menguasai beberapa bahasa sulit:

Baca Juga: Jangan Sepelakan Ternyata Ini Tanda Kucingmu Kena Jamur, Begini Cara Penanganannya

Dibutuhkan usaha luar biasa untuk menguasai bahasa-bahasa ini, tetapi banyak yang menganggapnya sebagai tantangan yang menarik dan bermanfaat.

 

Penulis: Aurellsya Jessica Putri Editya, Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro Kediri.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#komunikasi #korea #bahasa #bahasa korea #bahasa arab #bahasa mandarin #bahasa dunia