JP Radar Kediri- Saat melihat gitar dengan jumlah fret lebih dari 24, Anda mungkin bertanya-tanya, “Untuk apa fret sebanyak itu?” Kebanyakan gitar standar memiliki 21 hingga 24 fret, tetapi beberapa gitar modern justru memiliki 27 hingga 30 fret.
Ini bukan sekadar desain unik; ada alasan musikalis di baliknya.
Fret adalah batang logam tipis di sepanjang fretboard yang menentukan nada pada senar.
Semakin banyak fret, semakin luas jangkauan nada yang bisa dimainkan. Pada gitar dengan 24 fret, nada tertinggi adalah E tinggi pada oktaf ke-4.
Dengan menambah fret, gitaris bisa mencapai nada yang lebih tinggi lagi, seperti G tinggi pada gitar 27 fret atau B tinggi pada gitar 30 fret.
Alasan utama adanya gitar dengan lebih dari 24 fret adalah untuk memperoleh nada tinggi yang tidak bisa dijangkau oleh gitar biasa.
Ini sangat berguna bagi gitaris yang suka bermain solo melengking dan ekspresif, seperti dalam genre rock, metal, dan shred.
Gitaris seperti Steve Vai dan Michael Angelo Batio sering memanfaatkan fret tambahan untuk menciptakan melodi yang lebih dinamis.
Selain untuk nada tinggi, lebih banyak fret memberikan kebebasan berimprovisasi.
Gitaris dalam genre progresif atau jazz fusion sering membutuhkan nada-nada tinggi untuk menciptakan skala yang kompleks dan solo yang emosional.
Dengan tambahan fret, mereka bisa mengeksplorasi improvisasi yang lebih luas, memberikan nuansa musik yang lebih ekspresif dan dramatis.
Gitar dengan lebih dari 24 fret juga merupakan hasil evolusi desain yang menjawab kebutuhan gitaris modern.
Produsen gitar seperti Ibanez dan Jackson mulai merancang gitar dengan 27 hingga 30 fret untuk memenuhi permintaan akan fleksibilitas dan kemampuan teknis yang lebih luas. Desain ini biasanya dilengkapi dengan cutaway dalam agar mudah mengakses fret tinggi.
Namun, gitar dengan banyak fret juga memiliki kekurangan. Jarak antar fret yang lebih sempit membutuhkan akurasi jari yang lebih tinggi. Selain itu, pada nada yang sangat tinggi, suara bisa terdengar lebih tipis atau tajam.
Tidak semua gitaris membutuhkan nada setinggi itu, terutama jika mereka lebih fokus pada chord rhythm atau genre yang tidak memerlukan solo melengking.
Pada akhirnya, memilih gitar dengan banyak fret atau tidak tergantung pada gaya bermain dan kebutuhan musik Anda.
Jika Anda ingin menjelajahi nada tinggi dan memperluas improvisasi, gitar dengan lebih dari 24 fret bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika Anda lebih fokus pada permainan ritmis dan melodi sederhana, gitar dengan 21 atau 22 fret sudah cukup.
Gitar ini bukan sekadar tren, tetapi alat bagi para musisi yang ingin mengeksplorasi batas kreativitas mereka.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah