JP Radar Kediri – Di Indonesia terutama di Jawa masih banyak orang yang mempercayai mitos dan hal-hal mistis lainnya.
Salah satunya adalah mitos tentang kucing hitam. Kucing hitam diyakini memiliki kekuatan magis.
Ada beberapa orang yang mempercayai bahwa kucing hitam adalah jelmaan dari seorang penyihir.
Sebagian lain juga percaya jika kucing hitam adalah pembawa keberuntungan.
Mitos Kucing Hitam
1. Kucing Hitam Pembawa Sial
Di Indonesia terutama di Jawa kucing hitam sering dikait-kaitkan dengan hal hal mistis. Mereka percaya jika seekor kucing hitam mengikuti atau lewat didepan mereka makan keberuntungan orang tersebut akan terganggu.
2. Pembawa Keberuntungan
Tak semua orang menganggap kucing hitam sebagai penghambat keberuntungan mereka.
Ada beberapa orang yang mempercayai bahwa kucing itam dapat membawa keberuntungan.
Bahkan beberapa negara seperti Jepang, Rusia, dan Inggris mempercayai bahwa kucing hitam dapat menangkal hal-hal yang buruk.
3. Jelmaan Penyihir
Kucing hitam juga sering dipercaya sebagai jermaan penyihir. Hal ini dikarenakan kucing hitam sering digunakan untuk praktik ilmu hitam.
Tak heran jika di berbagai negara bahkan Indonesia kucing hitam kerap muncul di film horor atau perayaan halloween.
4. Dipercaya Sebagai Jelmaan Dewi
Pada zaman Mesir Kuno kucing hitam dipercaya sebagai jelmaan dewi. Mereka percaya bahwa kucing hitam adalah jelmaan dari Dewi Bastet. Dewi Bastet merupakan dewi kesuburan dan perlindungan.
Oleh karena itu pada zaman Mesir Kuno dianggap hewan yang paling mulia. Tak ada seorang pun yang berani membunuh kucing hitam. Bahkan kucing hitam yang sudah mati dimumikan layaknya manusia.
5. Memiliki Kekuatan Magis
Kucing hitam dipercaya memiliki kekuatan magis. Sebagian orang percaya bahwa kucing hitam dapat menangkal kesialan dan menyerap energi negatif.
Bahkan ada beberap orang yang sengaja memelihara kucing hitam dengan tujuan untuk melindungi manusia dari roh jahat.
Tak hanya itu mereka juga percaya bahwa kucing hitam dapat melihat roh dan kekuatan gelap.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira