JP Radar Kediri – Bulan puasa tidak menjadi halangan untuk beraktifitas seperti biasanya
tidak terkecuali penghobi ikan hias di akuarium harus dan wajib hukumnya untuk merawat
hewan peliharaannya, salah satunya yaitu merawat kualitas air di akuarium dengan cara
menguras atau mengganti air didalamnya.
Perlu trik khusus agar tidak mengeluarkan banyak tenaga saat puasa. Maka diperlukan cara efektif untuk menguras akuarium yang baik dan benar hal ini adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan ikan dan kualitas air. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk menguras akuarium dengan baik :
1. Persiapan Alat dan Bahan
Siphon atau Selang : Alat ini digunakan untuk menguras air dari akuarium.
Ember : Untuk menampung air yang dikeluarkan.
Pengganti Air : Siapkan air bersih yang telah di-dechlorinate (jika
menggunakan air keran) untuk menggantikan air yang dikeluarkan.
Alat Pembersihn : Sikat atau alat pembersih untuk membersihkan dinding
akuarium dan substrat.
2. Matikan Peralatan Listrik
Sebelum mulai menguras, matikan semua peralatan listrik seperti filter dan pemanas
untuk mencegah kerusakan.
3. Menguras Air
Gunakan Siphon :
Masukkan ujung siphon ke dalam akuarium dan ujung lainnya ke dalam ember.
Mulailah menguras air dengan cara menggerakkan siphon ke atas dan ke bawah untuk
memulai aliran.
Fokus pada Substrat :
Saat menguras, pastikan untuk menyedot kotoran dan sisa makanan yang mengendap
di substrat. Ini membantu menjaga kebersihan akuarium.
4. Mengganti Air
Isi Ember dengan Air Baru :
Setelah menguras, isi ember dengan air bersih yang telah di-dechlorinate.
Tambahkan Air ke Akuarium :
Tuangkan air baru ke dalam akuarium secara perlahan untuk menghindari
gangguan pada ikan dan tanaman.
5. Bersihkan Dinding dan Dekorasi
Sikat Dinding Akuarium :
Gunakan sikat lembut untuk membersihkan alga yang menempel di dinding akuarium.
Bersihkan Dekorasi :
Jika ada dekorasi yang kotor, bersihkan dengan air bersih (hindari sabun atau deterjen).
6. Nyalakan Kembali Peralatan
Setelah selesai, nyalakan kembali filter dan pemanas. Pastikan semuanya berfungsi
dengan baik.
7. Monitor Kualitas Air
Setelah mengganti air, penting untuk memonitor kualitas air menggunakan kit
pengujian untuk memastikan parameter seperti pH, amonia, nitrit, dan nitrat berada
dalam rentang yang aman.
Tips Tambahan
- Frekuensi Pengurasan :
Lakukan pengurasan secara rutin, biasanya setiap 1-2 minggu, tergantung pada ukuran akuarium dan jumlah ikan. - Jangan Menguras Terlalu Banyak :
Sebaiknya jangan menguras lebih dari 25-30% dari total volume air dalam satu waktu untuk menghindari stres pada ikan.