JP Radar Kediri - Bagi para gitaris yang sering menggunakan tremolo bridge, salah satu masalah yang cukup mengganggu adalah ketika tremolo tidak kembali ke posisi semula setelah digunakan.
Hal ini bisa menyebabkan gitar menjadi fals dan mengganggu kenyamanan bermain.
Jika kamu mengalami masalah ini, jangan khawatir! Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi tremolo yang bermasalah agar tetap stabil dan kembali ke posisi semula dengan sempurna.
Salah satu penyebab utama tremolo yang tidak kembali ke posisi awal adalah ketegangan pegas di dalam cavity belakang gitar yang tidak seimbang.
Untuk mengatasinya, pastikan jumlah dan kekuatan pegas yang digunakan sudah sesuai dengan tipe tremolo serta setelan senar yang kamu gunakan.
Jika pegas terlalu kendor, tremolo bisa tertarik ke depan, sementara jika terlalu kencang, tremolo akan sulit bergerak.
Menyesuaikan pegas dengan cara mengencangkan atau mengendurkan screw pada spring claw bisa membantu menemukan keseimbangan yang tepat.
Selain itu, pelumasan yang kurang baik pada nut atau saddle juga bisa menyebabkan tremolo macet.
Senar yang tersangkut di nut karena gesekan berlebih akan membuatnya sulit kembali ke tuning yang benar.
Untuk menghindari hal ini, gunakan pelumas khusus seperti graphite atau lubricant berbahan dasar Teflon pada nut dan saddle.
Ini akan membantu mengurangi gesekan dan membuat senar lebih bebas bergerak saat tremolo digunakan.
Faktor lain yang perlu diperiksa adalah kestabilan locking system (jika menggunakan Floyd Rose atau tremolo dengan locking nut).
Pastikan baut dan klem pada locking nut dikencangkan dengan baik namun tidak terlalu berlebihan.
Jika sistem pengunci ini tidak bekerja dengan benar, tremolo akan sulit kembali ke posisi semula dengan akurat.
Tremolo yang tidak kembali ke posisi awal juga bisa disebabkan oleh setup yang kurang tepat. Cobalah untuk mengecek keseimbangan antara bridge dan bodi gitar.
Jika tremolo bridge terlalu condong ke depan atau ke belakang, kemungkinan besar ada ketidakseimbangan antara tegangan senar dan pegas.
Menyetel ulang bridge dengan menyesuaikan tinggi pivot screw atau menambahkan shims pada tremolo bisa menjadi solusi yang efektif.
Jika semua langkah di atas sudah dilakukan tetapi tremolo masih bermasalah, mungkin sudah saatnya mengganti beberapa komponen yang sudah aus, seperti pegas tremolo yang sudah melemah atau knife edge pada bridge yang mulai tumpul.
Komponen yang sudah usang akan membuat tremolo sulit bergerak dengan presisi.
Pada akhirnya, menjaga tremolo agar tetap stabil memerlukan perawatan rutin dan perhatian terhadap detail.
Dengan setup yang tepat dan perawatan yang baik, kamu bisa menikmati permainan gitar yang lebih nyaman tanpa harus khawatir dengan tuning yang berantakan akibat tremolo yang tidak kembali ke posisi semula.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah