Di Indonesia, dari penelusuran, memang sudah banyak yang beternak. Tetapi belum secara masal. Baru kapasitas kecil-kecil. Bahkan ada juga yang masih coba-coba.
Mitos Burung Sribombok Mengangkat Harga
Berapa harga pasar burung sribombok? Harga burung ini berkisar antara 40 ribu sampai 100 ribu rupiah per ekor.
Harga cukup tinggi ini dikarenakan adanya mitos bahwa burung ini identik dengan kecantikan. Ibu hamil yang makan burung ini diyakini akan melahirkan anak yang cantik.
Berikut ini tips beternak burung sribombok
- Sesuaikan dengan habitat aslinya
Burung sribombok banyak dijumpai hidup di rawa-rawa, daerah hutan dan semak-semak. Maka dari itu, ternak burung ini harus dibuatkan kandang dengan kondisi seperti habitat aslinya.
Yakni dengan melengkapi tempat air, lantai tanah dan tempat untuk berlindung.
Tidak harus semak, bisa menggunakan rumah-rumahan dari batu bata, kayu atau bahan lain. Rumah-rumahan ini juga sebagai tempat bertelur dan mengerami.
- Beli indukan yang sudah jinak atau hasil tangkaran
Ada baiknya bila ingin beterkan burung sribombok, beli indukan atau calon indukan hasil tangkaran. Karena tidak perlu proses panjang. Kalau langsung indukan dari alam liar, maka proses penjinakan perlu proses lama. Kadang juga bisa gagal. Burung stress dan mati.
- Pilih makanan yang sesuai
Burung sribombok di alam bebas makanannya berupa serangga, cacing tanah, ikan kecil, kepiting, biji-bijian dan siput atau keong. Oleh karena itu, gunakan makanan asli tersebut agar hasilnya maksimal.
Bila dirasa sulit, makanan serangga bisa diberi ulat hongkong yang banyak dijual di penjual pakan burung. Namun bila ternak cukup banyak bisa jadi tidak efisien.
Pakan pabrikan bisa jadi sebagai pakan hidup. Tetapi jangan sampai menghilangkan sama sekali pakan hidupnya.
Editor : Jauhar Yohanis