Kemandirian seorang anak dibentuk dari lingkungan sekitar, terutama orang tua.
Di sini, orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk melatih dan membiasakan anak-anak mengambil keputusannya sendiri.
Namun, seringkali orang tua justru menjadi faktor yang menurunkan sikap kemandirian seorang anak dengan melakukan tugas yang seharusnya dikerjakan mereka sendiri, seperti berpakaian, mengambilkan barang, dan mengambil keputusan sendiri.
Selain peran orang tua, kemandirian juga dibentuk melalui faktor kepribadian seorang anak.
Kepribadian Introvert
Baca Juga: 8 Tips Memilih Ban Sepeda Motor agar Enak saat Dikendarai
Kepribadian introvert identik mengarahkan energi kepada dirinya sendiri. Seorang introvert seringkali disebut pendiam, pemalu, dan memisahkan diri dari kerumunan atau keramaian banyak orang.
Anak introvert sering mengasingkan diri dan menghindari kontak sosial.
Namun, terdapat beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa anak introverta cenderung lebih mandiri dari anak ekstrovert karena mereka lebih terbiasa mengerjakan tugas apapun sendiri tanpe melibatkan orang lain, dilansir dari jurnal STKIP Kusuma Negara. .
Kepribadian Ekstrovert
Sedangkan esktrovert memiliki kepribadian yang cenderung suka melakukan pekerjaan dengan tim atau melibatkan orang lain secara langsung.
Namun bukan berarti anak esktrovert tidak bisa mandiri. Semua bergantung kepada bagaimana lingkungan memfasilitasi dan menstimulasi anak untuk mandiri.
Anak esktrovert cenderung suka bersosialisasi, memiliki benyak teman, membutuhkan orang untuk diajak berbicara, berani mengambil resiko, lebih senang bergerak dan melakukan kegiatan.
Terdapat Faktor-faktor yang Membentuk Kepribadian Mandiri Seorang Anak,
meliputi:
- Lingkungan
Orang tua dan orang sekitar sangat membentuk sikap kemandirian seorang anak.
- Pola Asuh
Pola asuh yang benar akan membentuk anak menjadi lebih mandiri serta mampu mempertimbangkan setiap keputusan yang diambil.
- Pendidikan
Pendidikan menjadi faktor paling penting yang membantu perkembangan kemandirian seorang anak. Bagaimana pendidikan dapat membiasakan seorang anak untuk menyelesaikan persoalannya sendiri.
- Interaksi Sosial
Interaksi melatih anak untuk bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan agar mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi.
- Intelegensi
Faktor ini dapat mempengaruhi sikap, pengambilan keputusan dan penyeselesaian masalah serta penyesuain diri seorang anak.
Menciptakan lingkungan mandiri perlu melewati banyak proses seperti kesabaran, mengelola emosi, serta ketenangan.
Penulis: Eka Fitria Lusiana
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira